Iringi Keselamatan Bangsa, PDIP Jatim Gelar Istighosah

20 Oct 2019 14:44 Jawa Timur

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Jawa Timur menggelar istighosah di Kantor DPD PDI Perjuangan Jatim, Jalan Kendangsari, Surabaya, Minggu 20 Oktober 2019.

Kegiatan ini digelar sebagai bentuk dukungan kepada Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin, yang akan segera dilantik sore ini.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim, Kusnadi mengatakan, jika kegiatan ini merupakan permohonan doa kepada tuhan Yang Maha Esa, karena hanya Tuhan yang dapat memberi keselamatan pada bangsa yang tengah mengalami goncangan.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim Kusnadi saat memberikan keterangan kepada wartawan Farizngopibarengid
Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim, Kusnadi saat memberikan keterangan kepada wartawan. (Fariz/ngopibareng.id)

"Maka pada hari ini kami menyelenggarakan istigosah dan kemudian doa bersama dan nanti juga setelah selesai doa bersama kita juga di sini bersama-sama untuk menonton jalannya pelantikan Presiden dan Wakil Presiden," kata Kusnadi di sela kegiatan.

Karena itu, untuk semakin memperkuat doa ia telah menginstruksikan kepada seluruh pengurus tingkat cabang untuk menggelar kegiatan yang sama.

Selain itu, pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Jatim itu mengharap pada kepemimpinan baru nanti dapat membawa Indonesia lebih tentram dan seluruh masyarakat dapat lebih makmur.

Menurutnya, saat ini masih banyak problematika yang dirasakan dimulai dari masalah kemiskinan yang masih cukup besar, kemudian adanya ketimpangan kesejahteraan antara pulau Jawa dan luar Jawa, kurang meratanya pendidikan di seluruh daerah dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.

"Harapan kami kepada pemerintahan yang akan datang dikomandani oleh Pak Jokowi dan KH Ma'ruf Amin bangsa ini semakin tentram, bangsa ini semakin kondusif dan kemudian rakyat itu juga semakin lebih gemuyu lagi. Sehingga, kemarin itu yang sudah baik harapan kami ke depan lebih baik itu saja," pungkasnya.

Penulis : Fariz Yarbo
Editor : Moch. Amir


Bagikan artikel ini