Ipda Rochmat: Saya Ambil Palu Langsung Saya Pecahkan

18 Oct 2018 11:27 Jawa Timur

Usai menerima kabar jika penghargaan yang diterimanya adalah palsu, Ipda Rochmat Tri Marwoto langsung lemas. Dia tak menyangka jika penghargaan yang ia terima tersebut adalah ternyata abal-abal.

Ipda Rochmat Tri Marwoto pun kemudian bercerita awal mula dia mendapatkan penghargaan tersebut. Kata dia, yang menginisiasi penghargaan ini adalah Bhayangkara Investigation News (BINS), sebuah media yang tak jelas juntrungannya. Orang BINS inilah yang mengaku menghubungi pihak UNIC dan memberitahu tentang sepak terjang Rochmat dalam mengasuh anak yatim piatu dan terlantar.

"Bahwa ada orang yang mengaku dari Unicef akan ke tempat saya, padahal saya sendiri tidak pernah berkomunikasi dengan Unicef, " ujar Rochmat saat ditemui di Mapolda Jatim,18 Agustus 2018.

Rochmat juga mengatakan, pihak BINS sudah mengangkat profilnya. Mereka pun kemudian berusaha ke kantor UNIC di Kuningan Jakarta dan bertemu staff UNIC. Salah satu staf UNIC, Lexy Leodewyk Pasulatan saat itu berjanji akan ke tempat tinggal Rochmat. Singkat cerita, acara pemberian penghargaan pun digelar di asrama milik Rochmat yang menampung anak yatim piatu dan anak terlantar.

Rochmat juga berujar bahwa kejadian ini bukanlah rekayasa dia. Dia juga meminta maaf kepada semua pihak yang terlibat dalam acara ini.

"Jadi saya tidak mengarang-ngarang, dan saya tidak ingin penghargaan ini. Sebenernya saya sekolah perwira sudah allhamdulilah. Saya mohon maaf jika ada kesalahan dan keresahan gara-gara itu,"  ungkapnya

Tak hanya, itu Rochmat juga sempat bercerita, jika ia langsung memecah penghargaannya saat dia dapat kabar jika penghargaannya palsu.

"Langsung saya ambil palu, saya pecah," imbuh Rochmat yang mengawali karirnya sebagai Tamtama pada tahun 1998.

Dia juga berharap agar kabar ini tak usah dibesar-besarkan. "Saya pribadi cari kedamaian saja. Hal sepele tak usah dibesarkan.  Mending kita nangkap koruptor, penjahat saja," kata perwira yang pernah mendapat penghargaan Kick Andy Heroes ini. (ocn)

Penulis : Roesdan Suriansyah
Editor : Moch. Amir


Bagikan artikel ini