Sejumlah bangunan di Denpasar, Bali alami rusak berat akibat diguncang gempa berkekuatan 7 SR yang berlokasi di Lombok Timur.
Sejumlah bangunan di Denpasar, Bali alami rusak berat akibat diguncang gempa berkekuatan 7 SR yang berlokasi di Lombok Timur.

Ini Penyebab Gempa Berkekuatan 7 SR di Lombok

Ngopibareng.id Timur Indonesia 05 August 2018 22:23 WIB

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa bumi tektonik berkekuatan 7 SR yang mengguncang Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, pada pukul 18.46 WIB adalah gempa utama.

Jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Naik Flores ini dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan naik, yang berpusat pada koordinat 8,37 derajat Lintang Selatan (LS) dan 116,48 derajat Bujur Timur (BT) pada kedalaman 15 kilometer (km) berjarak 18 km timur laut Lombok Timur.

"Mengingat pusat gempanya relatif sama dengan gempa bumi yang terjaid pada 29 Juli 2018 maka BMKG menyatakan bahwa gempa bumi ini merupakan gempa bumi utama atau main shock dari rangkaian gempa bumi sebelumnya," kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu malam.

Gempa bumi ini menimbulkan kerusakan paling parah di Mataram, Lombok, dengan skala intensitas gempa VII MMI.

Sementara di wilayah Bima serta Denpasar dan Karangasem, Bali, skalanya lebih rendah berkisar V hingga VI MMI. Artinya menimbulkan kerusakan ringan terhadap bangunan yang memiliki standar konstruksi tahan gempa.

Berdasarkan analisis BMKG, guncangan gempa juga dirasakan di sejumlah wilayah lain yaitu Kuta IV MMI serta Waingapu, Genteng, Situbondo, dan Malang dengan intensitas II hingga III MMI.

Guncanga gempa dengan skala intensitas II sampai IV MMI, menurut Dwikorita, seharusnya tidak menyebabkan kerusakan pada bangunan yang tahan gempa.

"Faktanya gempa bumi ini bisa menimbulkan kerusakan yang lebih parah di Lombok dan sebagian wilayah Bali. Kami masih mengumpulkan laporan dari lapangan tentang kondisi kerusakan termasuk dari BPBD setempat," ujar Dwikorita.

BMKG mencatat sedikitnya 28 kali gempa telah terjadi dengan intensitas yang semakin berkurang.

Warga yang kondisi rumahnya sama sekali tidak mengalami kerusakan sudah diimbau kembali ke rumah, meskipun harus terus waspada dan tidak terpengaruh isu yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. (ant/wit)

Penulis : Witanto

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

03 Mar 2021 07:01 WIB

Serang Arab Saudi, Houthi Gunakan Rudal Balistik

Internasional

Serangan tak berakhir selama Saudi masih mengepung Yaman

01 Mar 2021 23:59 WIB

Timnas U-23 Laga Uji Coba Vs PS Tira Persikabo dan Bali United

Timnas

Laga uji coba Timnas U-23 digelar di Stadion Madya, Senayan, Jakarta.

28 Feb 2021 15:12 WIB

Bali United akan Uji Coba Kontra Timnas U-23

Timnas

Laga uji coba Bali United kontra Timnas U-23.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...