Setiap shalat berjamaah dianjurkan amalkan Qunut Nazilah. (Foto: Istimewa)

Ini Naskah Lengkap Qunut Nazilah, Penolak Bala' dan Virus Corona

Islam Sehari-hari 09 March 2020 14:03 WIB

Virus Corona atau Corad-19 telah menyita perhatian masyarakat di seluruh dunia. Di Indonesia sempat menjadikan masyarakat mencekam karena virus yang awalnya berkembang di Provinsi Wuhan, China.

Bagi umat Islam, sesungguhnya adanya wabah seperti tidaklah seharusnya menjadikan panik. Sebagai orang beriman, dalam Islam dianjurkan dengan senjata. Sebagaimana Sabda Nabi Muhammad, bahwa senjata kaum Mukmin adalah doa. Karena itu, sebagaimana firman Allah Swt: "Berdoalah niscaya Allah Ta'ala akan mengabulkan."

Selain Nahdlatul Ulama (NU) yang telah mengingatkan umat Islam agar membaca Shalawat Tibbil Qulub, juga dianjurkan untuk baca Qunut Nazilah.

Belakangan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) pun, menyerukan kepada umat Muslim untuk mengamalkan Qunut Nazilah. Sebagaimana diungkapkan Wakil Sekjen MUI Pusat, Salahuddin Al-Ayyubi. "Mengajak umat Islam untuk Qunut Nazilah sebagai upaya menangkal Virus Corona," ujarnya.

Doa Qunut sendiri terbagi menjadi dua bagian yakni, Qunut Subuh dan Qunut Nazilah. Qunut Subuh di baca dalam salat Subuh pada i'tidal rakaat akhir.

Sedangkan Qunut Nazilah dibaca selain pada Shalat Subuh namun bisa juga dibaca pada Shalat Subuh. Makna dari doa Qunut Nazilah lebih kepada meminta perlindungan dari marabahaya. Termasuk menangkal turunnya malapetaka seperti penyebaran virus tersebut.

Baik ketika menjadi imam atau sendirian, Lafaz Qunut Nazilah dibaca pelan saat shalat sirriyah seperti Dhuhur dan Ashar sedangkan pada saat Shalat Maghrib, Isya’, dan Subuh dibaca secara Jahriyah atau keras. Ketika shalat berjamaah, Imam shalat dimohonkan mengumumkan lafadz doa Qunut Nazilah dengan mengganti kata untuk diri sendiri ‘ni‘ (mutakallim wahdah, saya) menjadi ‘na” (mutakallim ma’al ghair, kita), sementara makmum cukup mengaminkan.

Berikut Doa Qunut Nazilah 1:

“Allahummaghfir lanaa walilmu’miniina walmu’minaati walmuslimiina walmuslimaati walif baina quluubihim wa aslih dzata bainihim wanashurhum ‘alaa adzuwwika wa’adzuwihim”.

“Allahummal’an kafarata ahlal kitaabi alladzina yashudduna ‘an sabiilika wayukadzibuuna rusulaka wayuqootiluuna auliyaaika”.

“Allahumma kholiif baina kalimihim wazalzil iqdaamahum wainzil bihim ba sakallladzii latarudduhuu ‘anilqaumil mujrimiin”

Artinya, “Ya Allah! Ampunilah kami, kaum mukminin dan mukminat, muslimin dan muslimat. Persatukanlah hati mereka. Perbaikilah hubungan di antara mereka dan menangkanlah mereka atas musuh-Mu dan musuh mereka. Ya Allah! Laknatlah orang-orang kafir ahli kitab yang senantiasa menghalangi jalan-Mu, mendustakan rasul-rasul-Mu, dan memerangi wali-wali-Mu. Ya Allah! Cerai-beraikanlah persatuan dan kesatuan mereka. Goyahkanlah langkah-langkah mereka, dan turunkanlah atas mereka siksa-Mu yang tidak akan Engkau jauhkan dari kaum yang berbuat jahat.”

Berikut lafal Doa Qunut Nazilah 2:

Allahumma inna nasta‘inuka wa nastaghfiruka wa nastahdika wa nu’minu bika wa natawakkalu ‘alaika, wa nutsni ‘alaikal khaira kullahu nasykuruka wa la nakfuruka, wa nakhla‘u wa natruku man yafjuruka. Allahumma iyyaka na‘budu, wa laka nushalla wa nasjudu, wa ilaika nas‘a wa nahfidu, narju rahmataka wa nakhsya ‘azabaka, inna azabakal jidda bil kuffari mulhaqun.

Allahumma azzibil kafarata wal musyrikan, a‘da’ad dinillazina yashudduna ‘an sabalika, wa yukazzibuna rusulaka wa yuqatiluna auliya-aka. Allahummaghfir lil mu’minina wal mu’minati, wal muslimina wal muslimati, al-ahya-i minhum wal amwati, innaka qarabun mujibud da‘awati. Allahumma ashlih zata bainihim, wa allif baina qulubihim, waj‘al fi qulubihimul imana wal hikmata, wa tsabbithum ‘ala dinika wa rasulika, wa auzi‘hum an yufu bi ‘ahdikallazi ‘ahadtahum alaihi, wan shurhum ‘ala ‘aduwwihim wa ‘aduwwika ilahal haqqi, waj‘alna minhum, wa shallallahu ‘ala sayyidina muhammadin wa ‘ala alihi wa shahbihi wa sallam.

Artinya:
"Tuhan kami, kami memohon bantuan-Mu, meminta ampunan-Mu, mengharap petunjuk-Mu, beriman kepada-Mu, bertawakkal kepada-Mu, memuji-Mu, bersyukur dan tidak mengingkari atas semua kebaikan-Mu, dan kami menarik diri serta meninggalkan mereka yang mendurhakai-Mu. Tuhan kami, hanya Kau yang kami sembah, hanya kepada-Mu kami hadapkan sholat ini dan bersujud, hanya kepada-Mu kami berjalan dan berlari. Kami mengaharapkan rahmat-Mu. Kami takut pada siksa-Mu karena siksa-Mu yang keras itu akan menimpa orang-orang kafir.

Tuhan kami, jatuhkan azab-Mu kepada orang-orang kafir dan musyrik, (mereka) musuh-musuh agama yang berupaya menghalangi orang lain dari jalan-Mu, mereka yang mendustakan rasul-Mu, dan mereka yang memusuhi kekasih-kekasih-Mu. Ya Allah, ampunilah hamba-hamba-Mu yang beriman laki-laki dan perempuan, kaum muslimin dan muslimat, baik yang hidup maupun yang sudah wafat. Sungguh, Engkau Maha Dekat dan Pendengar segala munajat. Tuhanku, damaikan pertikaian di antara kaum muslimin, bulatkan hati mereka, masukkan kekuatan iman dan hikmah di qalbu mereka, tetapkan mereka di jalan nabi dan rasul-Mu, ilhami mereka untuk memenuhi perjanjian yang telah Kauikat dengan mereka, bantulah mereka mengatasi musuh mereka dan seteru-Mu. Wahai Tuhan hak, masukkanlah kami ke dalam golongan mereka itu. Semoga shalawat dan salam Allah tercurah kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW, keluarga, dan para sahabatnya."

Demikian, semoga bisa diamalkan dalam setiap waktu. Amin.

Penulis : Riadi

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

06 Jun 2020 00:45 WIB

Prank YouTube Lenyapkan Lagu Keke Bukan Boneka

Gosip Artis

Belum genap 24 jam lenyap, YouTube kembalikan lagu Keke Bukan Boneka.

06 Jun 2020 00:30 WIB

Jadwal Belajar dari Rumah TVRI, Sabtu 6 Juni 2020

Pendidikan

Tak ada program belajar, melainkan tayangan cerita Indonesia dan talk show.

06 Jun 2020 00:15 WIB

Covid-19 Belum Usai, Ancaman Virus Baru dari Udang

Internasional

Negara Asia Tenggara kini menghadapi ancaman virus baru yaitu DIV1.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...