MENGAJI: Kiai Arwani Amin Kudus sedang mengaji bareng. (foto: ist)
MENGAJI: Kiai Arwani Amin Kudus sedang mengaji bareng. (foto: ist)

Ingin Punya Anak Sholeh? Wirid Amalan Kiai Arwani Amin, Sangat Joss!

Ngopibareng.id Khazanah 21 March 2018 18:34 WIB

Kiai Arwani merupakan ulama masyhur di Indonesia, terlebih di Pulau Jawa. Murid dari Kiai Muhammad Munawir, Krapyak, Yogyakarta ini juga dikenal sebagai kiai ngabéhi yang berasal dari bahasa Jawa kabeh. Kabeh artinya semua. Jadi ngabéhi mempunyai arti menyeluruh/menguasai. Maksudnya keilmuan Kiai Arwani adalah menyeluruh, menguasai berbagai macam bidang keilmuan.

Tidak hanya alim di bidang qira'ah sab'ah, yang terkenal atas terbitan karyanya kitab Faidlul Barakât fî Sab'il Qirâ'at yang aplikatif dan mudah dicerna untuk orang yang belajar mendalami Al-Qur'an melalui tujuh imam qira'at, Kiai Arwani juga cakap di bidang keilmuan-keilmuan lain seperti nahwu, sharaf, balaghah, fiqih, ilmu falak, dan lain sebagainya.

Selain berbalut kepribadian akhlak luhur serta keluasan ilmu yang dia miliki, pendiri Pesantren Yanbu'ul Qur'an ini juga diberi anugrah oleh Allah subhanahu wa ta'ala berupa keluarga bahagia, semuanya ahli Al-Qur'an.

Tercatat, Kiai Arwani bésanan kepada dua ulama alim, ahli Qur'an, KH. Abdullah Salam, Kajen, Pati dan KH Sya'roni Ahmadi, Kudus yang masing-masing putri yang dipersunting hafal Al-Qur'an serta berkepribadian baik. Demikian catatan ustadz Ahmad Mundzir, dikutip ngopibareng.id, dari nu-online.  

Kedua putra Kiai Arwani sendiri, yakni KH Ulin Nuha dan KH Ulil Albab selain alim juga ahli Qur'an. Mereka hafal Al-Qur'an hingga masing-masing tuntas mengaji secara tatap muka (musyafahah) dengan tujuh macam bacaan imam (qira'at sab'ah) kepada ayahandanya sendiri.

Merasa penasaran atas apa amalan yang dilakukan oleh Kiai Arwani Amin sehingga mempunyai putra-putra yang taat sejak kecil, tidak bertindak macam-macam, dan alim di bidang agama tersebut, suatu ketika KH Ma'ruf Irsyad asal Kudus mencoba bertanya kepada Kiai Arwani.

"Mohon maaf, Mbah. Ada amalan apa yang panjengan lakukan sehingga anda diberikan Allah putra-putra yang nurut, ahli Qur'an, baik akhlaknya," begitu kira-kira kata Kiai Ma'ruf saat bertanya.

Kemudian Kiai Arwani menjawab bahwa membaca:

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

Rabbanâ hab lanâ min azwâjinâ wa dzurriyâtinâ qurrata a'yunin waj'alnâ lilmuttaqîna imâmâ.

Artinya: “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami, istri-istri kami, dan keturunan-keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS  al-Furqan: 74)

Kata Kiai Arwani Amin, ayat tersebut dibaca tiga kali setiap usai shalat. (adi)

Penulis : Riadi

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

04 Nov 2020 07:06 WIB

Rezeki Lancar Melimpah Berkah, Ijazah Doa Kiai Maimoen Zubair

Islam Sehari-hari

Amalan doa dilakukan dengan istikamah

19 Sep 2020 08:09 WIB

Tiga Jalan Bermimpi Rasulullah, Ijazah Prof Quraish Shihab

Islam Sehari-hari

Meneladani kehidupan Nabi Muhammad, bershalawat dan berdakwah

14 Sep 2020 06:09 WIB

Perbanyak Istighfar dan Shalawat Nabi, Ini Ijazah Gus Mus

Islam Sehari-hari

Selalu mendekatkan diri pada Allah Ta'ala agar mendapt perlindungan

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...