Inggris Akan Cabut Visa Tersangka Pembunuh Khashoggi

25 Oct 2018 11:32 Internasional

Inggris akan mencabut visa tersangka berkewarganegaraan Arab Saudi yang diduga terlibat dalam pembunuhan wartawan Jamal Khashoggi, kata Perdana Menteri Theresa May, kemarin.

“Menteri dalam negeri sedang mengambil tindakan terhadap semua tersangka untuk mencegah mereka memasuki Inggris. Jika orang-orang ini memiliki visa saat ini, visa tersebut akan dicabut hari ini,” kata May dalam sidang parlemen.

Inggris mengikuti jejak Amerika Serikat yang mengambil langkah serupa pada Selasa.

Kematian Khashoggi di konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober semakin meningkatkan tekanan terhadap pemerintah May untuk menghentikan penjualan senjata ke Arab Saudi, yang telah melancarkan operasi pengeboman selama tiga tahun di Yaman.

Saat ditanyai apakah dia akan mengikuti keputusan Kanselir Jerman Angela Merkel untuk menangguhkan penjualan senjata ke Riyadh, May menegaskan bahwa kontrol ekspor pertahanan Inggris salah satu yang “terketat di dunia.”

Dia mengatakan kebijakan penjualan senjata Saudi “sedang ditinjau ulang,” mengulangi pernyataan serupa yang disampaikan Menteri Luar Negeri Jeremy Hunt di parlemen, Senin.

May juga meyakinkan bahwa dia akan terus memberikan tekanan diplomatik terhadap pemimpin Saudi untuk merampungkan penyelidikan cepat dan transparan, dan akan berbicara kepada Raja Saudi Salman.

Media Inggris melaporkan bahwa Maher Abdulaziz Mutreb, orang yang disebut media Turki sebagai pemimpin operasi terhadap Khashoggi, dahulu bekerja di kedutaan besar Saudi di London.(mr/nh)

Reporter/Penulis : M. Anis


Bagikan artikel ini