Kevin/Marcus bersama Hendra/Ahsan saat berada di podium juara Jepang Open 2019. (Foto: PBSI)

Indonesia Hanya Raih Satu Gelar

Bulutangkis 28 July 2019 18:05 WIB

Indonesia hanya bisa meraih satu gelar dalam ajang Jepang Open 2019. Satu-satunya gelar tersebut datang dari nomor ganda putra setelah terjadi all Indonesian final.

Pasangan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo lagi-lagi berjumpa seniornya di pelatnas Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan. Serupa dengan hasil Indonesia Open 2019 lalu, Kevin/Marcus berhasil mengalahkan kompatriotnya tersebut.

Pasangan peringkat satu dunia tersebut berhasil menghentikan perlawanan Hendra/Ahsan dua game langsung 21-18, 23-21 dalam tempo 36 menit. Hasil ini menjadi gelar ketiga berturut-turut Kevin/Marcus di Jepang Open setelah pada tahun 2017 dan 2018, pasangan yang dijuluki minions tersebut berhasil menjadi kampiun.

Sementara bagi Hendra/Ahsan hasil ini gagal melakukan revans atas kekalahan mereka dari Kevin/Marcus saat berjumpa di Final Indonesia Open 2019, pekan lalu.

Selain di nomor ganda putra, Indonesia sebenarnya meloloskan wakilnya di dua sektor lain, yakni tunggal putra dan ganda campuran. Namun kedua nomor tersebut harus puas menjadi runner-up.

Jonatan Christie yang menjadi harapan Merah Putih di nomor tunggal putra harus mengakui ketangguhan tunggal tuan rumah Kento Momota. Jojo yang merupakan unggulan ke-6 turnamen kali ini, tidak mampu memberi perlawanan ketat kepada Kento.

Kento berhasil mengalahkan Jojo dengan dua set langsung 21-16, 21-13 dalam tempo 44 menit. Hasil ini membuat Kento berhasil mempertahankan gelarnya di Jepang Open setelah tahun lalu menjadi kampiun. Bagi Jojo, kekalahan ini menjadi yang ketiga kalinya ia alami saat berjumpa dengan pebulutangkis nomor satu dunia ini. Dalam empat pertemuan, Jojo hanya berhasil meraih satu kemenangan.

Harapan terakhir Indonesia menambah gelar juga pupus setelah wakil Merah Putih di ganda campuran, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti gagal menaklukan unggulan ke-2 turnamen, Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping.

Praveen/Melati harus mengakui keunggulan ganda asal China tersebut 17-21, 16-21 setelah bertanding selama 42 menit. Hasil ini menambah rentetan buruk rekor pertemuan antara Praveen/Melati dengan Wang/Huang.

Dari lima kali pertemuan sebelumnya, ganda Indonesia berperingkat enam dunia tersebut belum pernah meraih kemenangan. Bahkan tiga pertemuan terakhir kedua pasangan termasuk pertandingan hari ini terjadi di babak final. Sebelumnya Praveen/Melati harus mengakui keunggulan lawannya tersebut di final India Open 2019 dan final Australia Open 2019.

Sedangkan dalam turnamen kali ini, Jepang kembali menjadi juara umum setelah meraih dua gelar. Selain gelar dari tunggal putra yang disumbangkan oleh Kento Momota, satu gelar lainnya datang di nomor tunggal putri setelah Akane Yamaguchi berhasil mengalahkan kompatriotnya Nozomi Okuhara 21-13, 21-15 di final.

Satu gelar lainnya di turnamen ini direbut oleh Korea Selatan lewat sektor ganda putri. Pasangan muda Korea Kim So Yeong/Kong Hee Yong berhasil menaklukan andalan tuan rumah sekaligus unggulan pertama dalam turnamen ini, Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara dua set langsung 21-12, 21-12. (faq)

Penulis : Faiq Azmi

Editor : Rizal A

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

24 May 2020 19:50 WIB

Unggah Foto Mohammad Ahsan Sujud Syukur, BWF Ucapkan Idul Fitri

Bulutangkis

Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) yang ikut merasakan suasana Idul Fitri.

15 Apr 2020 01:59 WIB

Kevin Lelang Raket Juara All England untuk Bantu Covid-19

Bulutangkis

Raket dibeli Rafli Ahmad seharga Rp40 juta.

16 Jan 2020 21:43 WIB

Ahsan/Hendra ke Perempatfinal Indonesia Masters 2020

Bulutangkis

The Daddies kembali menunjukkan taji mereka di babak 16 besar.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.