Indonesia Bakal Dilewati Gerhana Matahari Cincin 26 Desember

14 Dec 2019 15:25 Warta Bumi

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan akan terjadi fenomena alam berupa gerhana matahari cincin pada Kamis, 26 Desember 2019.

Dikutip akun IG @infobmkgjuada, Sabtu, 14 Desember 2019, BMKG menyebut beberapa negara yang dilewati gerhana matahari cincin termasuk Indonesia.

Diketahui, gerhana matahari secara umum adalah peristiwa terhalangnya cahaya matahari oleh bulan sehingga hanya sebagian cahanya yang sampai ke bumi.

Fenomena ini akibat dari dinamisnya pergerakan matahari, bumi, dan bulan serta terjadi pada saat fase bulan baru. Sebaliknya, gerhana bulan adalah saat cahaya matahari terhalang oleh bumi sehingga tak semua cahanya sampai ke bulan.

Kedua jenis gerhana tersebut dapat diprediksi dengan tingkat akurasi yang tinggi. Maka dari itu, gerhana matahari cincin bisa terpediksi akan terjadi pada 26 Desember 2019.

Sepanjang tahun 2019, BMKG menyebut sudah terjadi lima kali gerhana cincin dengan yang terakhir pada akhir tahun nanti. Mengenai bentuk cincin yang tercipta dalam gerhana ini, ternyata diakibatkan matahari, bulan, dan bumi berada satu garis.

Hal ini menyebabkan piringan bulan yang terlihat dari bumi lebih kecil dibanding piringan matahari. Maka dari itu, ketika puncak gerhana, cahaya matahari yang tertutup bulan akan terlihat seperti cincin. Cahayanya hanya berada di lingkaran terluar, sedangkan bagian tengahnya gelap.

Ini proses terjadinya gerhana matahari cincin Foto instagram infobmkgjuanda
Ini proses terjadinya gerhana matahari cincin. (Foto: instagram @infobmkgjuanda)

Dalam peristiwa ini, wilayah yang terlewati gerhana bagian luar dinamakan penumbra, sedangkan bagian dalam bernama antumbra.

Pada wilayah yang terlewati penumbra, gerhana yang terlihat adalah gerhana matahari cincin. Sedangkan yang terlewati antumbra berupa gerhana matahari sebagian.

Wilayah yang terlewati jalur cincin nantinya adalah Indonesia, Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, Oman, India, serta Srilangka. Kemudian Samudera India, Singapura, Malaysia, dan Samudera Pasifik.

Secara garis besar, peristiwa ini dapat diamati di beberapa daerah Afrika bagian timur, seluruh wilayah Asia, Samudera India dan Australia bagian Utara. Sedangkan di Samudera Pasifik berupa gerhana matahari sebagian.

Di Indonesia sendiri, fenomena ini akan melewati 25 pusat kota dan kabupaten pada tujuh provinsi.

Di antaranya Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Timur. Di Indonesia, waktu gerhana paling awal terjadi di Sabang, Aceh. Diperkirakan akan dimulai pukul 10.03 WIB.

Sedangkan kota dengan gerhana paling akhir adalah Merauke, Papua, pukul 14.37 WIT. Gerhana matahari cincin yang akan melewati Indonesia setelah akhir tahun ini adalah pada 21 Mei 2031 dan 14 Oktober 2042. 

Penulis : Witanto


Bagikan artikel ini