Impian Penyandang Disabiltas Mukhlis Bertemu Presiden Terwujud

03 Dec 2018 13:17 Nasional

Keinginan Mukhlis Abdul Holik untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo akhirnya tewujud. Dia akhirnya bisa bertemu dengan Presiden Joko Widodo. Adul panggilannya, bisa bertemu Presiden Joko Widodo usai upacara Peringatan Hari Disabilitas Internasional, Senin 3 November 2018.  

Adul, adalah penyandang disabilitas asal Sukabumi. Dia masih berusia delapan tahun dan sedang duduk di kelas 3 Sekolah Dasar Negeri (SDN) X Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

Adul termasuk siswa yang tangguh. Meski dia menyandang disabilitas, namun kemauannya untuk tetap  bersekolah sangatlah kuat. Asal tahu saja, untuk menuju sekolah, Adul harus merangkak sejauh tiga kilometer.

Adul kerap terjerembab dan bahkan terguling di tanah yang becek saat berangkat ke sekolah. Maklum, dia harus melewati jalan yang kondisinya naik turun.

Baju seragamnya pun kerap kotor berlumuran tanah lumpur. Adul pun mensiasatinya dengan membawa baju cadangan seragam di tas sekolahnya.

Namun semangat kuat untuk terus belajarnya itu, kini tertebus dengan keinginannya yang selama ini ia pendam. Hari ini Adul bertemu dan bersalaman dengan Presiden Joko Widodo. Pertemuan itu terjadi di Hari Disabilitas Internasional Tahun 2018 yang dilaksanakan di Summarecon Bekasi, Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat, Senin 3 Desember 2018.

“Adul ingin jadi apa?” tanya Presiden. “Ingin sekolah sampai kuliah,” jawab Adul. Presiden pun bertanya cita-cita Adul. Adul menjawab,”Menjadi pemadam kebakaran.”

Ditanya alasannya menjadi pemadam kebakaran, Adul kembali menjawab,”Untuk menolong orang”. Wajah Mukhlis tampak berbinar ketika dialog dengan Presiden. Setiap pertanyaan Presiden dijawab lugas.

"Menjadi petugas pemadam kebakaran kan harus gesit, dan bisa memanjat, Mukhlis bisa memanjat," tanya Presiden setelah mendengar Mukhlis bercita cita menjadi petugas pemadam kebakaran. Mukhlis pun menjawab dengan lugunya,"Bisa Pak."

Di akhir dialognya dengan Presiden, Mukhlis yang dikenal cerdas di sekolahnya, mengulangi keinginannya ingin jadi sarjana. (asm).

Reporter/Penulis : Asmanu Sudharso
Editor : Moch. Amir


Bagikan artikel ini