Prof Quraish Shihab saat bersilaturahim dengan Menteri Agama Fachrul Razi di Jakarta. (Foto: Kemenag)

Imam Besar Al-Azhar dan Paus Fransiskus Berempati pada RI

Nasional 12 November 2019 20:35 WIB

Organisasi persaudaraan kemanusiaan bakal berkunjung ke Indonesia. Organisasi ini dibentuk Imam Besar Al Azhar Ahmed Ast-Thayeb dan Paus Fransiskus.

Rencana kedatangan organisasi ini disampaikan mantan Menteri Agama Quraish Shihab saat bersilaturahim dengan Menteri Agama Fachrul Razi di kantor Kementerian Agama, Jakarta. Organisasi Persaudaraan Kemanusiaan dijadwalkan berkunjung ke Indonesia pada awal Desember 2019.

“Rombongan akan datang ke Indonesia karena dianggap sebagai negara Islam terbesar yang bisa menerapkan persaudaraan kemanusiaan dan bisa menjadi contoh,” jelas Anggota Organisasi Persaudaraan Kemanusiaan, Quraish Shihab, dalam keterangan dikutip Selasa, 12 November 2019.

Selama di Indonesia, tim dari Organisasi Persaudaraan Kemanuasian ini rencananya akan bertemu dengan Presiden Joko Widodo untuk mendapatkan saran sekaligus menjalin sinergi.

“Pertemuan yang penting ini targetnya bagaimana mewujudkan persaudaraan kemanusiaan itu dan bagaimana Indonesia bisa tampil memberikan contoh yang baik kepada bangsa lain,” kata mantan Rektor IAIN Syarif Hidayatullah, Jakarta ini.

Menteri Agama Fachrul Razi menyambut baik rencana kedatangan rombongan pemimpin agama dunia ini ke Jakarta. Menag akan membantu menyampaikan rencana tersebut kepada Presiden Joko Widodo.

Organisasi Persaudaraan Kemausiaan ini terbentuk dari hasil pertemuan yang dihadiri tokoh agama dunia. Quraish Shihab menjadi salah satu perwakilan Indonesi ayang hadir dalam pertemuan yang berlangsung di Uni Emirat Arab.

Quraish Shihab diundang sebagai anggota dari Majelis Hukama' Al-Islam atau Moslem Elders Councils. Quraish Shihab bahkan merupakan salah satu pendiri majelis tersebut bersama beberapa ulama lain dari Maroko, Tunisia, Uni Emirat Ara, dan Nigeria.

Majelis Hukama' Al-Islam yang dipimpin Ahmed At-Thayyeb bertujuan menghindarkan kekerasan dalam bentuk apapun serta mengedepankan dialog sambil menegaskan bahwa perbedaan pendapat harus dihormati walaupun tidak disetujui.

Pertemuan ini diakhiri dokumen deklarasi bertajuk Persaudaraan Manusia untuk Perdamaian Dunia dan Hidup Berdampingan yang ditandatangani Paus Fransiskus dan Ahmed At-Thayyeb.

Penulis : Riadi

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

31 Jul 2020 11:08 WIB

Foto-foto Udara Shalat Idul Adha di Masjid Al Azhar Jakarta

Ngopi Foto

Hari Raya Idul Adha diwarnai keprihatinan terhadap pandemo corona.

26 Jul 2020 07:06 WIB

Kurban dan Berkurban, Quraish: Menyembelih Sifat Kebinatangan

Islam Sehari-hari

Menyiapkan hewan kurban merayakan Idul Adha di tengah pandemi

24 Jul 2020 07:41 WIB

Temuan BPK: Ada Dana Kemenag Ditransfer ke Rekening Pribadi

Nasional

Plt Irjen Kemenag M Thambrin beri klarifikasi

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...