Whisnu Sakti Buana dalam salah satu acara. (Foto: dok. Pribadi)

Ibunda Jokowi Wafat, Pemkot: Kami Turut Bersedih

Nasional 26 March 2020 16:15 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya turut memberi dukungan moril kepada Presiden Joko Widodo, yang baru saja ditinggal pergi oleh ibundannya. Wakil Walikota Surabaya Whisnu Sakti Buana mengatakan, secara pribadi dan Pemerintah Surabaya turut berbela sungkawa atas wafatnya ibunda Presiden Joko Widodo, Sudjiatmi Notomiharjo (77).

Ia berharap, amal ibadahnya dapat diterima oleh Allah dan dilapangkan jalannya di alam barzah.

"Innalillahi wa innailaihi rojiun. Saya turut berbela sungkawa. Semoga almarhumah dilapangkan di alam barzah, diampuni segala dosa dan diterima amal ibadahnya,’’ kata Whisnu Sakti, Kamis 26 Maret 2020.

Whisnu berharap, Presiden Jokowi dan keluarga bisa diberikan ketabahan dan kekuatan, dalam menghadapi cobaan ini. Terlebih, saat ini Jokowi sedang berusaha keras untuk menangani wabah virus corona yang mendera Indonesia.

"Semoga husnul khatimah. Semoga presiden tetap kuat dalam menjalankan tugasnya kedepan. Dari hati yang terdalam, saya turut berduka cita," katanya.

Seperti diketahui, Ibunda Presiden Joko Widodo (Jokowi), Sudjiatmi Notomiharjo, meninggal dunia pada Rabu 25 Maret 2020. Ibunda Jokowi tutup usia pada umur 77 tahun.

Eyang buyut dari 3 cicit ini tutup usia di Rumah Sakit TNI Slamet Riyadi, Solo pada pukul 16.45 WIB. Jokowi dan keluarga langsung terbang dari Jakarta ke Solo dengan menggunakan pesawat kepresidenan.

Saat ini, jenazah Sudjiatmi sudah dimakamkan di Solo. Jokowi dan keluarga turut langsung mengantarkan ke peristirahatan terakhirnya.

Penulis : Alief Sambogo

Editor : Rizal A

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

09 Apr 2020 15:22 WIB

Pemkot Surabaya Keberatan Dengan Kata 'Ditimbun'

Surabaya

Pemkot melayangkan surat keberatan kepada redaksi Ngopibareng.id.

09 Apr 2020 13:12 WIB

Jadwal Ibadah Kamis Putih, Jumat Agung dan Paskah Live

Nasional

Keuskupan Agung Jakarta menyiapkan serangkaian peribadatan dari rumah.

09 Apr 2020 12:17 WIB

Indonesia Harus Bersatu, Fokus pada Penghentian Penyebaran Korona

Tokoh Lain

Tulisan Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden RI 2005-2015, selengkapnya.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.