Ibunda Dita Oepriarto (kiri), Dita bersama sang istri, Puji Kuswati (kanan). (Foto: Kolase)

Ibunda Dita Oepriarto: Ia Minta Didoakan Mati Syahid

Surabaya 15 May 2018 13:30 WIB

Bom bunuh diri yang dilakukan oleh keluarga Dita Oepriarto tentu menyisakan luka mendalam bagi banyak pihak, termasuk kedua orang tua pelaku. Dita, pelaku bom bunuh diri yang mengendari mobil Avanza meledakkan bomnya di GPPS Jalan Arjuna.

Mendengar kabar jika sang anak menjadi pelaku peledakan bom di Surabaya, sang ibu, Sumijati sangat terpukul.

"Saya kaget. Saya diberitahu anak saya satunya, 'Bu, yang ngebom itu Mas Dita' ya Allah saya kaget langsung nangis," ungkapnya.

Sumijati awalnya tidak curiga sama sekali jika anaknya akan melakukan hal yang merugikan banyak pihak. Diketahui, dirinya dengan Dita memang sudah lama tidak tinggal di rumah bersama keluarga.

 

Sumijati juga mengungkapkan jika cita-cita Dita adalah bisa mati syahid. "Dia memang penah minta didoakan agar mati syahid," ucapnya.

 

Sumijati mengatakan, dirinya juga tidak pernah menjalin komunikasi melalu telepon dengan anaknya itu. Karena setiap kali dirinya menelepon tidak pernah diangkat.

"Tidak pernah nelepon, ditelpon tidak pernah diangkat, ketika ditanya kenapa gak angkat telepon dia jawab nama saya gak ada di hpnya," ujar Sumijati.

Sedangkan dengan sang menantu, Sumijati juga mengaku tidak dekat. "Saya nggak akrab, istrinya Dita nggak pernah tidur sini," tambahnya.

Rentetan aksi peledakan bom di Surabaya dan Sidoarjo membawa duka bagi banyak orang. Mirisnya, deretan aksi tersebut dilakukan oleh sekelompok anggota keluarga.

Penulis : Amanah Nur Asiah

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

23 Sep 2020 22:12 WIB

Muncul Kampanye Hitam, Pengamat: Tanda Lawan Takut

Pilkada

Kampanye hitam dinilai tak laku di Surabaya

23 Sep 2020 21:25 WIB

MAJU Janji Revitalisasi Pasar Jadi Nyaman, Aman, dan Sehat

Pilkada

MAJU menilai masih banyak pasar yang jauh dari kata layak.

23 Sep 2020 21:05 WIB

Tim Eri-Armuji Minta KPU Sterilisasi Pengundian Nomor Paslon

Pilkada

Tim Eri-Armuji Minta KPU taat protokol Covid-19.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...