Petugas mendatangi lokasi kejadian perampokan. (Foto: Istimewa)

Ibu Rumah Tangga Disekap Kawanan Rampok di Kediri

Kriminalitas 28 May 2020 18:21 WIB

Libur Lebaran masih diwarnai kasus perampokan. Warga Dusun Cangguh, Desa Badas, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur dikejutkan peristiwa perampokan seorang ibu rumah tangga, pada Rabu 27 Mei 2020, sekitar pukul 20.45 WIB.

Saat Winarsih, 53 tahun, tengah berada di rumah sendirian, tiba-tiba kawanan perampok  berjumlah 3 orang nekat menerobos masuk dari pintu depan. Korban tak berkutik. Dia disekap, tangannya diikat menggunakan kawat, dan mulutnya dilakban.

Setelah membuat korban tak berdaya, para pelaku mengobrak-abrik isi lemari dan beberapa ruangan untuk mencari barang berharga milik korban.

"Korban malam itu sedang sendirian di dalam rumah. Dua orang anaknya sedang keluar rumah. Sementara suaminya sedang mengairi sawah," terang Kapolsek Pare Kota, Iptu Nyoman Sugita, Kamis 28 Mei 2020.

Selain disekap, korban diduga sempat dipukul oleh pelaku. Perampok berhasil menggasak uang tunai Rp2 juta, dan perhiasan milik korban senilai Rp3 juta. Selanjutnya, para perampok kabur lewat pintu samping rumah.

Aksi para pelaku ini terbilang nekat. Mereka memanfaatkan momentum libur Lebaran untuk melancarkan aksinya. Kondisi kampung pun dalam penjagaan ketat, mengingat pandemi corona pintu masuk kampung di portal.

"Saat kejadian masing-masing gang kan sudah ada yang menjaga," kata Nyoman Sugita.

Kejadian nahas ini baru diketahui setelah suami korban pulang dari sawah. Sang suami kaget melihat istrinya dalam kondisi terikat dan pingsan tergeletak di lantai. Dia kemudian meminta pertolongan warga sekitar.

Saat sang suami kembali ke rumah bersama sejumlah warga yang akan membantu, dia melihat anaknya sudah ada di dalam melepas ikatan di tangan ibunya.

Peristiwa ini kemudian dilaporkan ke Polsek Pare Kota sekitar pukul 22.30 WIB. Tim identifikasi piket Reskrim meluncur ke lokasi. Sejumlah saksi turut diperiksa dimintai keterangan terkait kejadian ini.

Korban sendiri masih terlihat syok belum sepenuhnya bisa dimintai keterangan terkait peristiwa yang baru saja dialaminya. Di lokasi kejadian polisi mengamankan barang bukti berupa kawat kecil yang digunakan untuk mengikat tangan serta lakban untuk menutup mulut korban.

"Kita mohon doanya agar kasus ini segera terungkap," harap Kapolsek.

Penulis : Fendhy Plesmana

Editor : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

06 Jul 2020 07:02 WIB

Jaga Selamat, Muhammadiyah Putuskan Gelar Tanwir Daring Juli 2020

Khazanah

Hasil Rapat Pimpinan Muhammadiyah Tingkat Pusat

06 Jul 2020 06:46 WIB

Pancasila dan Penjual Sate Madura, Terasa Cerdiknya

Humor Sufi

Humor selalu mencairkan suasana tegang

06 Jul 2020 06:19 WIB

Ledakan di Menteng, Polisi Lakukan Pemeriksaan Mendalam

Nasional

Lebih dari petasan, tak memunculkan api

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...