Jenazah Seorang ibu yang tewas lantaran diduga dianiaya oleh anak kandungnya sendiri dan menantunya. (Foto: Humas Polres Trenggalek)
Jenazah Seorang ibu yang tewas lantaran diduga dianiaya oleh anak kandungnya sendiri dan menantunya. (Foto: Humas Polres Trenggalek)

Ibu Ini Diduga Tewas di Tangan Anak Kandung dan Menantunya dengan Cara Dicekoki Air dari Selang

Ngopibareng.id Jawa Timur 06 March 2018 09:51 WIB

Warga Kecamatan Bendungan, Trenggalek, dihebohkan dengan jenazah seorang ibu rumah tangga yang ditemukan tewas karena dibunuh. Jenazah tersebut adalah Tuminem yang diduga tewas di tangan lima anggota keluarganya sendiri.

Kini, kelimanya telah diamankan dan diperiksa atas dugaan penganiayaan yang berujung kematian. “Betul ada penganiayaan yang dilakukan oleh beberapa orang yang masih ada ikatan keluarga dengan korban,” ujar Kasatreskrim Polres Trenggalek, AKP Sumi Andhana.

AKP Sumi Andhana juga menjelaskan, jika salah satu dari pelaku merupakan anak kandung korban. “Salah satu dari pelaku merupakan anak kandung korban, lainnya masih ada ikatan keluarga yakni menantu dan iparnya. Dan penganiayaan ini dilakukan secara sadis,” jelasnya.

Tuminem diduga telah dianiaya dengan cara dicekoki air melalui selang. Kejadian ini terungkap setelah pihak berwajib mendapat laporan dari warga bahwa ada seorang ibu meninggal karena tersedak air.

Karena kematian yang tidak wajar, aparat kepolisianpun melakukan otopsi terhadap jenazah korban di RSUD Dokter Soedomo,, Trenggalek. Tak hanya itu, pihak kepolisian juga mendatangkan tim dokter forensik dari RS Bhayangkara Kediri, Jawa Timur.

“Pada Minggu sore, kami menerima laporan dari masyarakat dan karena korban meninggal dunia tidak wajar, maka kami bawa ke rumah sakit untuk menjalani otopsi,” ujar Sumi.

Berdasarkan hasil otopsi, kematian korban terindikasi tidak wajar. Tim menemukan saluran udara tertutup air dan terdapat tanda kekerasan pada mulut dan hidung. Bahkan rongga paru-paru dan rongga dada terisi oleh cairan air sehingga korban mati lemas.

Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan pada kelima pelaku dan juga beberapa saksi. Dari olah TKP, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa selang air.

Guna memperlancar penyelidikan, polisi juga akan melibatkan psikiater karena para pelaku masih terlihat syok. (amm)

Penulis : Amanah Nur Asiah

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

20 Oct 2020 21:15 WIB

Walikota Malang Targetkan Zona Kuning Pekan Depan

Jawa Timur

Sebut masyarakat sudah disiplin protokol kesehatan.

20 Oct 2020 21:00 WIB

Semangat Rico, Bocah Difabel yang Jualan Bawang Keliling Surabaya

Feature

Meski penyandang disabilitas, semangat Rico untuk membantu orang tua tinggi

20 Oct 2020 20:45 WIB

Satu Tahun Jokowi-Ma’ruf Amin, YLBHI Serahkan Rapor Merah

Nasional

Mulai pembungkaman berekspresi, omnibus law, hingga revisi UU KPK.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...