Ibnu Grahan: Timnas Harus Perbaiki Pertahan dan Lini Tengah

23 Mar 2019 15:09 Timnas

Hasil buruk Timnas Indonesia U-23, kalah 1-4, dari Thailand di laga pembuka Grup K di Kualifikasi Piala AFC U-23 meninggalkan pekerjaan rumah bagi pelatih Indra Sjafri. Sebab, kekalahan 1-4 dari Thailand ini menunjukkan betapa rapuhnya pertahanan Timnas Indonesia U-23.  

Timnas Indonesia memang harus bangkit dari keterpurukan bila ingin lolos ke putaran final Piala AFC U-23. Caranya hanya satu, mereka harus menang dalam dua laga selanjutnya, lawan Vietnam pada 24 Maret 2019 dan Brunei Darussalam, Selasa 26 Maret 2019.

Pertandingan lawan Vietnam merupakan momen krusial yang menentukan Timnas lolos atau tidak. Sebab, kekalahan di laga ini memastikan laga terakhir kontra Brunei Darussalam hanya sekadar gugur kewajiban.

Bagi pengamat sepak bola asal Jawa Timur, Ibnu Grahan, Timnas Indonesia masih memiliki harapan memenangkan pertandingan lawan Vietnam. Caranya, Timnas Indonesia harus memperbaiki kinerja semua lininya, terutama di dua sektor, tengah dan belakang.

 

Kedua lini ini dianggap Ibnu sebagai titik lemah Timnas Indonesia U-23 saat kalah dari Thailand. “Koordinasi di belakang Timnas tidak bagus. Para pemain tidak saling menutup ruang tembak lawan. Jika ini masih terulang, kita akan jadi santapan empuk bagi Vietnam,” jelas pelatih PSCS Cilacap ini.

Ibnu menilai, Coach Indra membutuhkan Nurhidayat Haji Haris untuk bertandem dengan Andy Setyo Nugroho. Pasalnya, duet ini lebih kukuh dibanding lainnya. “Di Piala AFF U-22, mereka tampil solid. Komposisi ini perlu dicoba,” terang Ibnu.

Di sektor tengah, Luthfi Kamal bisa ditandemkan dengan Kadek Agung atau Hanif Sjahbandi. Sebab, saat kalah dari Thailand, lini tengah Timnas Indonesia U-23 tak mampu memutus serangan lawan, juga tak maksimal saat membantu pertahanan.

 

“Ketika transisi dari bertahan ke menyerang, lini ini sering kali putus karena jarak antarpemain tidak ideal. Dan satu lagi, mereka harus tampil lepas tanpa beban. Jangan melihat status Vietnam sebagai finalis Piala Asia U-23 8,” sebut Ibnu.  Ibnu optimistis, jika masalah itu bisa diperbaiki, Timnas bisa membuat kejutan saat lawan Vietnam. Vietnam sendiri merupakan runner-up Piala AFC U-23 2018 lalu. Vietnam kalah dari Uzbekistan di final.  

Penulis : Rizal A


Bagikan artikel ini