Suasana di Masjid Rahmat, Kebangkuning Surabaya. (Foto: Istiemwa)

Ibadah atau Melayani? Ini Pilihan Terbaik di Tengah Pandemi

Islam Sehari-hari 15 September 2020 07:36 WIB

Kita menyaksikan, hari-hari ini semakin banyak orang yang terpuruk secara ekonomi sebagai efek atau akibat menyebarnya Covid-19, yang sudah berlangsung 6 bulan. Akibat lanjutan dari ini adalah banyaknya kekerasan dalam rumah tangga dan meningkatnya jumlah perceraian/gugat cerai.

Sementara demikian tampak juga intensitas ibadah mahdhah, terutama yang sunnah atau ibadah sunnah.

"Dalam acara pengajian rutin malam minggu, aku ditanya, bagaimana jika ada orang yang mengemis yang hampir setiap hari datang secara berganti-ganti. Manakah yang lebih utama: terus tekun menjalankan ibadah sunnahnya atau melayani orang miskin?."

KH Husein Muhammad menjawab, dengan mengutip pendapat Imam Al-Ghazali dalam kitab al-Tibr al-Masbuk fi Nashihah al-Muluk:

لَا تَحْتَقِرْ اِنْتِظَارَ اَرْبَابِ الْحَوَائِجِ وَوُقُوفَهُمْ بِبَابِكَ. وَمَتَى كَانَ لِاَحَدٍ مِنَ الْمُسْلِمِينَ اِلَيْكَ حَاجَةٌ فَلَا تَشْتَغِلْ عَنْ قَضَائِهَا بِنَوَافِلِ اْلعِبَادَاتِ فَإِنَّ قَضَاءَ حَوَائِجِ الْمُسْلِمِينَ اَفْضَلُ مِنْ نَوَافِلِ اْلعِبَادَاتِ

"Jangan kau remehkan orang-orang yang menungggu di depan rumahmu, dan memerlukan bantuanmu. Jika seseorang meminta bantuanmu, tak sepatutnya engkau menyibukkan diri dengan mengerjakan ibadah-ibadah sunnah. Memenuhi hajat hidup seseorang lebih utama daripada mengerjakan ibadah sunnah".

Aku menambahkan dengan sebuah kisah menarik tentang Amir al-Mukminin, Umar bin Abdul Aziz:

كَانَ يَوْماً عُمَرُ بنُ عَبْدِ الْعَزِيز يقْضِى حَوَائِج النَّاسِ فَجَلَسَ اِلَى الظُّهْرِ وَتَعِبَ . فَدَخَلَ بَيْتَهُ لِيَسْتَرِيحَ مِنْ تَعَبِهِ فَقَالَ لَهُ وَلَدُهُ : وَمَا الَّذِى يَؤَمِّنُكَ اَنْ يَأْتِيَكَ الْمَوْتُ فِى هَذِه السَّاعَةِ وَعَلَى بَابِكَ مُنْتَظِرٌ حَاجَةً وَاَنْتَ مُقْصِرٌ فِى حَقِّهِ؟ فَقَالَ : صَدَقْتَ . وَنَهَضَ فَعَادَ اِلَى مَجْلِسِهِ.

"Suatu hari Umar bin Abd al-Aziz baru saja melayani keperluan rakyatnya di kantornya. Lalu dia duduk bersandar di dinding untuk melepaskan lelah sebentar. Kemudian masuk ke dalam rumah untuk istirahat sejenak. Anaknya melihatnya, lalu mengatakan : “Apakah yang akan menyelamatkanmu, wahai ayah, saat kematian menjemputmu sekarang ini, sementara di depan pintu rumah ada orang yang memerlukan pertolonganmu dan engkau melalaikan haknya?. Umar menjawab : "Kamu benar. Lalu ia bangkit dan kembali ke tempat semula".
Aku mengatakan : lihatlah, betapa hebat dan indahnya pribadi pemimpin umat Islam itu.

Demikian renungan KH Husein Muhammad. (13.09.2020)

Penulis : Riadi

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

22 Sep 2020 00:59 WIB

MAMA 2020 Digelar Virtual 6 Desember

ngopiK-pop

MAMA 2020 digelar virtual di Korea Selatan.

22 Sep 2020 00:40 WIB

Gedung Baru Agensi BTS Mewah

ngopiK-pop

Gedung baru Big Hit Entertainment, agensi BTS, mewah.

22 Sep 2020 00:20 WIB

5 Fakta Mahasiswi Diperkosa Bergilir 6 Pria dalam Kondisi Mabuk

Kriminalitas

Korban diperkosa secara bergilir dalam kondisi mabuk.

Terbaru

Lihat semua
22 Sep 2020 00:59 WIB

MAMA 2020 Digelar Virtual 6 Desember

ngopiK-pop
22 Sep 2020 00:40 WIB

Gedung Baru Agensi BTS Mewah

ngopiK-pop
Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...