Ilustrasi hujan es. (Foto: Google)
Ilustrasi hujan es. (Foto: Google)

Hujan Es di Kota Bogor, Ini Penjelasan BMKG

Ngopibareng.id Warta Bumi 23 September 2020 23:30 WIB

Hujan es melanda sejumlah wilayah di Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu 23 September 2020 petang.  Selain air, butiran es sebesar 2-4 sentimeter juga jatuh dari langit. Butiran es turun saat hujan yang disertai kilat terjadi selama 30 hingga 90 menit. Kejadian langka ini pun sempat mengagetkan warga. Bahkan, beberapa anak-anak berusaha menampung hujan es tersebut dengan ember.

Kepala Seksi Pusat Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Bogor, Hadi Saputra menyebut fenomena hujan es yang terjadi di Kota hujan itu merupakan fenomena sains yang normal terjadi.

"Hujan es terjadi di musim pancaroba, peralihan baik musim kemarau ke hujan dan sebaliknya, syaratnya harus ada awan Cumulonimbus yang banyak tumbuh di Pancaroba sore hari," kata Hadi.

Menurut Hadi, hujan es terjadi disebabkan air yang terkondensasi di awan. Kemudian saat jatuh ke bawah belum mencair secara sempurna akibat rendahnya suhu di atas awan. Bisa dibilang terjadi pengembunan yang mendadak, sehingga terbentuklah es dengan ukuran variatif.

"Peristiwa tersebut hanya bersifat lokal dan tidak merata. Hujan es juga terjadi pada jenis awan berlapis-lapis yang menjulang ke vertikal sampai dengan ketinggian 30 ribu kaki lebih. Di atas suhunya sampai minus 100 derajat celcius di dalam awan," ujarnya.

Berdasarkan peringatan Dini Cuaca Jabodetabek, yang dikeluarkan BMKG, cuaca ekstrem hujan lebat akan terjadi selama sepekan.

Daerah-daerah yang berpotensi diguyur hujan deras, yakni Parung, Gunung Sindur, Leuwiliang, Ciampea, Cibungbulang, Pamijahan, Rumpin, Jasinga, Nanggung, Cigudeg, Ciawi, Cisarua, Megamendung, Caringin, Cijeruk, Ciomas, Dramaga, Tamansari, Ciseeng, Sukajaya, Cigombong, Leuwisadeng, Tenjolaya, Bogor Selatan dan sekitarnya.

Kondisi ini dapat meluas ke wilayah Kota Jakarta Selatan yakni Pasar Minggu, Cilandak, Jagakarsa, Kota Jakarta Timur antara lain Pasar Rebo, Ciracas, Cipayung,  Kabupaten Bogor: Cibinong, Gunung Putri, Citeureup, Sukaraja, Babakan Madang, Jonggol, Cileungsi, Cariu, Sukamakmur, Kemang, Bojong Gede, Parung Panjang, Tenjo, Klapanunggal, Ranca Bungur, Tanjungsari, Tajurhalang.

Sementara  Kabupaten Bekasi meliputi Setu, Serang Baru, Cibarusah, Bojongmangu,  Kota Bogor: Bogor Timur, Bogor Tengah, Bogor Barat, Bogor Utara, Tanah Sareal.

Kota Bekasi meliputi Jati Sempurna, Kota Depok antara lain Pancoran Mas, Cimanggis, Sawangan, Limo, Sukgemajaya, Beji, Cipayung, Cilodong, Cinere, Tapos, Bojongsari.

Kota Tangerang Selatan meliputi Setu, Serpong, Serpong Utara, Pondok Aren, Ciputat, Ciputat Timur, Pamulang, Kabupaten Tangerang yakni Jambe, Cisauk, Legok, Pagedangan, dan sekitarnya.

Penulis : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

01 Dec 2020 15:45 WIB

RSSA Malang Sambut Baik Pembangunan RS Lapangan

Jawa Timur

Bisa kurangi beban RS rujukan.

01 Dec 2020 15:39 WIB

Fakta Pernikahan Viral Pria Bangkalan dengan Dua Perempuan

Human Interest

Pernikahan pria Bangkalan dengan dua perempuan viral.

01 Dec 2020 15:25 WIB

BPBD Jatim Kirim Tim TRC dan Bantuan Bagi Warga Terdampak Semeru

Jawa Timur

Pengungsian diatur dengan protokol kesehatan.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...