Ilustrasi aplikasi TomTom, pesaing Google Maps dari Huawei. (Ngopibareng)

Huawei Ciptakan Pengganti Google Maps

Teknologi dan Inovasi 20 January 2020 08:24 WIB

TomTom, penyedia navigasi dan peta digital dari Belanda, menyatakan sudah mendekati keputusan akhir untuk bekerja sama dengan Huawei Technologies.

Dikutip dari Reuters, juru bicara TomTom, Remco Meerstra menginformasikan kesepakatan kerja sama sudah ada sejak beberapa waktu lalu, namun, memang belum diumumkan ke publik.

Meerstra menolak untuk menjelaskan lebih jauh tentang kesepakatan kerja sama ini, dikutip Senin.

Aplikasi peta TomTom akan digunakan di ponsel Huawei, yang sejak pertengahan 2019 tidak bisa lagi menggunakan layanan dari Google Android secara penuh akibat perang dagang Amerika Serikat dengan China.

AS melarang perusahaan mereka berbisnis dengan perusahaan asal China, akibatnya Huawei tidak bisa menggunakan Android secara penuh, termasuk aplikasi populer seperti Google Maps.

Ponsel Huawei Mate 30 Pro, termasuk yang dijual di Indonesia, tidak memiliki aplikasi Google Play Store, mereka memasang pengganti bernama AppGallery.

Aplikasi TomTom yang akan hadir di ponsel Huawei berisi peta, informasi lalu lintas dan navigasi.

TomTom tahun lalu menjual divisi telematika mereka ke Bridgestone dari Jepang karena ingin fokus mengurus bisnis di bidang peta digital. (ant)

Penulis : M. Anis

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

21 Sep 2020 10:31 WIB

Trump Dikirim Amlop Beracun, Ini Investigasi FBI

Internasional

Disimpulkan sebagai ancaman bagi keselamatan publik

21 Sep 2020 10:20 WIB

Pengusaha Hotel Jakarta Tawarkan 3.700 Kamar untuk Isolasi Covid

Nasional

Kini PHRI sedang dalam tahap pembicaraan dengan pemerintah.

21 Sep 2020 10:05 WIB

Diterima Trump, Dubes RI Ungkap Strategi Hubungan Bilateral

Internasional

Serahkan Surat Kepercayaan di Gedung Putih AS

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...