Erupsi Gunung Anak Krakatau Jumat kemarin. (Foto:Radar)

Hingga Sabtu Pagi, Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi

Warta Bumi 11 April 2020 09:33 WIB

Hingga Sabtu pagi, Gunung Anak Krakatau di wilayah Lampung masih erupsi.

"Letusan terus berlangsung sampai Sabtu pagi, Agus Wibowo, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan (Kapusdatinkom) BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana)di Jakarta.

Ia mengatakan berdasarkan laporan PVMB Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi pada 10 April 2020 pukul 22:35 WIB dengan ketinggian kolom abu sekitar 657 meter di atas permukaan laut.

Kolom abu yang diamati, kata dia, berwarna kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal condong ke arah utara.

Berdasarkan laporan itu juga Agus menyebutkan erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 40 mm dengan durasi sekitar 38 menit 4 detik.

Sementara itu, berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan tentang kondisi mutakhir di Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, pada Sabtu, 11 April 2020 Pukul 04.00 WIB, tidak tercium bau belerang dan debu vulkanik, sementara hujan mulai turun dan masyarakat di sana, terutama Desa Way Mulih, Way Mulih Timur dan Kunjir, sudah berangsur-angsur kembali ke rumah masing-masing.

"Namun, warga masih berjaga-jaga dan ronda untuk memantau kondisi yang ada," katanya.

Sejumlah upaya telah dilakukan di antaranya oleh TRC BPBD Kabupaten Lampung yang telah menghubungi tim pemantau Gunung Api Krakatau.

Menurut hasil pantauan tim tersebut status gunung tersebut masih waspada pada level 2 dengan aktivitas vulkanik yang sudah mulai mereda. Sementara masyarakat diimbau untuk tidak panik.

Kemudian, TRC BPBD Kabupaten Lampung Selatan juga menggunakan mobil rescue untuk memberi pengumuman kepada masyarakat agar tetap tenang karena aktivitas Gunung Api Krakatau sudah reda.

Sementara itu, TNI dan Polri saat ini masih siaga di lokasi kejadian untuk membantu mengevakuasi warga. Sedangkan aparat desa dan camat setempat sudah berada di lokasi kejadian untuk memberikan arahan kepada warga.

Sampai pagi ini belum ada laporan kerusakan. Sementara petugas BPBD dan aparat setempat akan terus memantau dan melaporkannya.(ant)

Penulis : M. Anis

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

27 Sep 2020 19:18 WIB

BMKG Sebut Pantai Malang Selatan Berpotensi Terjadi Tsunami

Warta Bumi

Sebut zona mengatrust di Malang Selatan berpotensi gempa besar.

27 Sep 2020 12:25 WIB

Fenomena Halo Matahari Hebohkan Warga Malang

Warta Bumi

BMKG imbau warga jangan panik.

26 Sep 2020 05:25 WIB

LIPI Sebut Jawa Berpotensi Gempa dan Tsunami Raksasa

Warta Bumi

Lempeng 800 Km di selatan Jawa bergeser akan timbulkan gempa magnitudo 9.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...