KH Ahmad Mustofa Bisri. (Foto: Dok/Ngopibareng.id)

Hindari Mencerca, Gus Mus: Serahkan Urusan pada Ahlinya

Khazanah 03 April 2020 03:01 WIB

KH Ahmad Mustofa Bisri mengingatkan, dalam situasu gawat pandemi Covid-19 alias Virus Corona, masyarakat, khususnya umat Islam janganlah berusaha mencampuri yang bukan urusannya. Sehingga, yang ahlinya akan mengerjakan sesuai dengan ilmunya, termasuk soal kesehatan.

“Kita yang selama ini lupa—dibuat lupa oleh pesona dunia dan fanatisme golongan—diingatkan kembali kepada firman-Nya Surat Al-Hujurat ayat 13; bahwa kita Ia ciptakan dari laki-laki dan perempuan dan Ia jadikan bersuku-suku dan berbangsa-bangsa agar kita saling mengenal. Saling peduli,” tulis Gus Mus, di akun facebooknya.

Selain itu, kita juga diingatkan dengan sabda Rasul-Nya bahwa kita semua ini dari bapak yang satu. "Kullukum min Adam wa Adam min turab," atau (setiap kamu berasal dari Adam. Adam berasal dari tanah).

Dengan peringatan yang keras ini—di mana kita yang makhluk sosial dipaksa menyendiri dan menjaga jarak dengan sesama—diharapkan kita menjadi sadar akan persaudaraan kita sebagai manusia. “Dan kemudian memulai dengan bersama-sama mengupayakan kemaslahatan bersama, menghadapi wabah yang mengancam kita semua ini,” ujar Gus Mus.

Pengasuh Pesantren Pesantren Raudlatut Thalibin, Leteh, Rembang ini melanjutkan, masing-masing pihak dalam mencari solusi atas waah ini harus bekerja sesuai kedudukan dan kemampuannya.

“Semua urusan diserahkan kepada ahlinya: urusan kesehatan kepada ahli kesehatan; urusan agama kepada ahli agama. Pemerintah mengatur sesuai wewenang dan tanggung jawabnya,” tulis Gus Mus.

Sementara, masyarakat yang awam membantu dengan mengikuti arahan-arahan pihak-pihak yang berkompenten. Di samping mengikuti arahan-arahan—seperti untuk sementara di rumah saja, menjaga kebersihan, menjaga jarak—kita, khususnya kaum Muslimin, juga bisa membantu dengan ikhtiar batin yaitu memperbanyak istighfar (Astaghfirullahal ‘azhiim) dan shalawat Nabi yang kita sukai atau hafal.

Selain itu, Gus Mus juga mendorong umat Islam membaca doa Hizib Bahar-nya Syekh Abul Hasan Asy-Syadzili.

Penulis : Riadi

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

13 Aug 2020 15:00 WIB

Tampung Kreatifitas Pemuda, Whisnu akan Buat Festival Pemuda

Surabaya

Pemuda Surabaya jadi bagian untuk membangun kota.

13 Aug 2020 14:45 WIB

Melukis Proklamator 33 Menit untuk HUT RI ke-75

Seni dan Budaya

Eggy Yunaedi melukis Proklamator hanya 33 menit.

13 Aug 2020 14:30 WIB

3 Orang Tewas di India, Pelaku Diduga Hina Nabi Nabi Ditangkap

Internasional

Status FB diduga hina Nabi Muhammad picu kerusuhan di India.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...