Hina Ma'ruf Amin 'Babi', Jafar Shodiq Diringkus Polisi

05 Dec 2019 15:15 Kriminalitas

Habib Jafar Shodiq ditangkap polisi pada Kamis, 5 Desember 2019 dini hari WIB. Jafar digelandang polisi setelah menyebut KH. Ma’ruf Amin dengan sebutan ‘babi’ dalam video yang viral di media sosial.   

Jafar ditangkap oleh penyidik Mabes Polri di kediamannya di Cimanggis Depok. Penangkapan Jafar disaksikan oleh Ketua RT setempat, Witutu.

"Jam setengah 12 (malam) itu dari kepolisian Mabes Polri itu permisi ke rumah, menanyakan ada nggak warga saya yang bernama Jafar Shodiq," ujar Witutu saat dikonfirmasi, Kamis 5 Desember 2019.

Witutu menuturkan penangkapan terjadi pada Kamis 5 Desember 2019 sekitar pukul 01.00 WIB. Dia mengantarkan polisi ke rumah Jafar Shodiq yang berada di depan Witutu.

"Malam, jam satuan, tadi malam. Ya kebetulan kan rumahnya depan rumah saya, sebagai RT saya antar ke rumah beliau (Jafar Shodiq). Kebetulan beliau tidak ada di rumah, sekitar jam 12-an Pak Jafar nya datang dan saya ajak ke rumah. Jadi setelah itu dikasih tunjuk surat-suratnya, sprin tugasnya dan dibawa ke mabes," katanya.

Saat dikonfirmasi, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono mengatakan dia akan mengeceknya terlebih dahulu. "Saya cek dulu," katanya.

"Itu dikasih tunjuk surat-suratnya, sprindik, tugasnya dan dibawa ke Mabes. Gitu aja sih," ujar Witutu.

Sebelumnya, beredar video yang memperlihatkan Habib Jafar Shodiq menghina Wakil Presiden Ma'ruf Amin saat ceramah. Video ceramah itu diunggah di laman berbagi video oleh akun Chanel habib ja'far shodiq bin sholeh alattas, dan menjadi viral.

Pada video yang diunggah pada 30 November 2019 tersebut, Jafar mengisahkan riwayat murid Nabi Musa AS yang diubah jadi binatang lantaran menjual agama demi duniawi. Video yang berdurasi kurang dari dua menit tersebut, Jafar bertanya kepada para umat dan menyinggung Ma'ruf.

Ma’ruf Amin Memaafkan

Wakil Presiden Maruf Amin memilih untuk memaafkan Jafar Shodiq Foto Setpres
Wakil Presiden Ma'ruf Amin memilih untuk memaafkan Jafar Shodiq. (Foto: Setpres)

Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengaku tidak mempermasalahkan hal tersebut. Sebab hal itu terjadi pada saat pilpres 2019. Namun dia berpesan agar tidak diulangi kembali.

"Oleh karena itu supaya tidak diulangi lagilah yang seperti itu," kata Ma'ruf di Kantornya, Jalan Merdeka Utara, Rabu 5 Desember 2019.

Dia pun tidak mau ambil pusing. Dan tidak akan melaporkan Jafar ke dalam proses hukum. Dia pun memilih untuk memaafkan Jafar atas ucapannya.

"Oh tidak (tak dilaporkan ke polisi), mudah-mudahan tentu dia bisa menyadari saja dan mengubah cara bernarasi, jangan menyampaikan pesan-pesan (seperti itu), agar lebih baik," ungkap Ma'ruf Amin.