Hidayat Nur Wahid: Alumni 212 Dukung Prabowo-Sandi

07 Apr 2019 08:18 Nasional

Wakil Ketua Dewan Penasihat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, yakni Hidayat Nur Wahid (HNW) mengakui bahwa Presidium Alumni 212 atau alumni 212 ikut mendukung kampanye akbar Prabowo-Sandi di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), hari ini, Minggu 7 April 2019.

"Kehadiran gerakan 212 tidak ada yang salah, sehingga TKN (Tim Kampanye Nasional) Jokowi-Ma'ruf tidak perlu mempersoalkannya," kata Hidayat di GBK.

Jika kelompok 212 memberikan dukungan kepada salah satu paslon, menurut Hidayat, hal itu tidak melanggar undang-undang.

"Pertama, 212 itu sah rakyat Indonesia. Mereka juga punya hak pilih, mereka punya hak politik. Kalu kemudian mereka menyatakan dukungan ke kelompok manapun, itu hak mereka. Tidak ada undang-undang apapun yang dilanggar," ujar Hidayat.

Menurut Hidayat, sebenarnya tim BPN tidak mutlak mengundang Alumni 212. Tapi massa secara pribadi 'memutihkan Jakarta' saat kampanye akbar Prabowo-Sandi digelar.

"Ya sudah ketemu aja. Yang dipentingkan adalah bahwa itu nanti semuanya berlangsung tetap aman, tertib, dan damai sesuai dengan apa yang kita harapkan, sesuai dengan tradisi Islami yamg dipegang oleh 212," tutur Hidayat.

Terkait tudingan TKN Jokowi-Ma'ruf yang menyebut Alumni 212 adalah gerakan politik untuk kubu Prabowo-Sandi, menurut Hidayat, massa 212 tak hanya memikirkan soal Pilpres. Baginya, Islam tak memisahkan antara urusan politik dan bukan politik, asalkan dilakukan dengan cara yang baik dan sesuai aturan hukum serta tidak merugikan pihak lain.

"Dukungan politik, Anda mau sebut gerakan politik, ya terserah Anda. Tapi apa salahnya kalau itu gerakan politik? Gerakan politik dari masyarakat yang punya hak politik di negara demokrasi, apa salahnya?. Mereka (kubu Jokowi-Ma'ruf) aja membolehkan yang lain melakukan gerakan politik dan memberikan dukungan, kenapa ketika 212 memberikan dukungan kemudian dipermasalahkan? Di mana letak keadilan dan kemanusiaan yang adil dan beradabnya? Katanya Pancasila?" kata politikus PKS itu.

TKN Jokowi-Ma'ruf sebelumnya menyebut kini makin jelas Alumni 212 merupakan gerakan politik untuk Prabowo-Sandi. "Memang dari sejak awal sudah makin jelas bahwa Alumni 212 itu bagian dari gerakan politik untuk 02. Mereka mempolitisasi berbagai gerakan, seperti alumni 212 ini, untuk kepentingan politik," kata juru bicara TKN Ace Hasan Syadzily kepada wartawan di Jakarta, pada Sabtu kemarin. (asm)

Penulis : Asmanu Sudharso
Editor : Yasmin Fitrida


Bagikan artikel ini