Haries Purwoko Ketua PP, Daftar Pilkada Surabaya lewat PDIP

16 Sep 2019 16:35 Politik

Ketua Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P3I) Jawa Timur, Haries Purwoko, mendaftar sebagai calon wakil walikota Surabaya dari PDI Perjuangan dalam Pilkada 2020. Haries mengambil dan langsung menyerahkan formulir di kantor DPD PDIP Jatim, Sabtu 14 September 2019.

”Alhamdulillah, hari ini kami mendaftar melalui PDI Perjuangan, dan sekaligus langsung mengembalikan berkas-berkas pendaftaran. Bismillah, semoga perjuangan kita bersama untuk melanjutkan kemajuan Surabaya, menjadikan Surabaya sebagai kota metropolitan kelas dunia yang pro wong cilik, diridhoi Allah SWT,” ujar Haries.

Selain itu, Haries mengucapkan terima kasih kepada PDI Perjuangan Surabaya khususnya, yang telah membuka ruang luas bagi seluruh elemen masyarakat baik dari kader maupun non-kader PDI Perjuangan, untuk mendaftar sebagai kandidat dalam kontestasi Pilwali Surabaya yang bakal digelar tahun depan.

”Terima kasih kepada PDI Perjuangan. Selanjutnya saya akan mengikuti seluruh tahapan yang telah ditetapkan oleh PDI Perjuangan, serta patuh terhadap apapun yang diputuskan oleh DPP PDI Perjuangan,” kata Haries.

Haries menerangkan, bahwa dia didorong untuk mencalonkan diri oleh sejumlah elemen masyarakat. Dorongan itulah yang menjadi alasan bagi Haries untuk ikut mendaftar melalui PDI Perjuangan.

"Saya didorong oleh teman-teman dan elemen masyarakat. Makanya hari ini saya datang," lanjutnya.

Menurutnya, dalam 20 tahun terakhir, para Wali Kota Surabaya sudah memberikan pondasi yang baik dalam pembangunan dan kemajuan Kota Surabaya.

”Kita semua berpandangan sama bahwa kemajuan yang telah dicapai Surabaya di bawah kepemimpinan PDI Perjuangan sejak era Pak Bambang DH hingga Ibu Tri Rismaharini harus dilanjutkan. Tidak boleh Surabaya mundur lagi,” ujarnya.

Haries berjanji, jika nantinya ia bisa masuk dalam Pilwali dan memenangkan kontestasi, dirinya akan berjuang mewujudkan Surabaya sebagai kota kelas dunia dengan karakter ke-Indonesiaan yang tak tercabut dari akarnya.

”Surabaya sebagai kota dengan besaran ekonomi terbesar kedua di Indonesia harus terus tumbuh, maju meroket, dengan tak ada satu pun rakyat kecil, kaum marhaen, yang ditinggalkan,” pungkas Haries yg juga wakil ketua umum bidang industri kreatif Kadin Jatim.

Penulis : Alief Sambogo
Editor : Rizal A


Bagikan artikel ini