Ryan Bagus saat menari di depan teman-temanya dalam acara peringatan Hari Anak Internasional. (Foto: Pita/ngopibareng.id)
Ryan Bagus saat menari di depan teman-temanya dalam acara peringatan Hari Anak Internasional. (Foto: Pita/ngopibareng.id)

Hari Anak Internasional, Peduli ABK dengan Tanamkan Percaya Diri

Ngopibareng.id Pendidikan 20 November 2019 13:52 WIB

Setiap anak memiliki hak untuk mendapatkan kasih sayang, cinta, perhatian, pendidikan, dan sebagainya. Hak-hak inilah yang direfleksikan dalam peringatan Hari Anak Internasional, yang diperingati setiap tanggal 20 November.

Bukan hanya untuk anak-anak normal, mereka yang berkebutuhan khusus juga memiliki hak-hak yang sama.

Yayasan Pendidikan Anak Cacat (YPAC) Surabaya bersama dengan Swiss-Belinn Manyar mengelar acara bertajuk 'The Future Belongs To All Children'.

Ryan Satria Bagus, anak menyandang syndrome membuka acara ini dengan tari topeng Bali yang menarik perhatian teman-temannya

Selain Ryan, biasa ia disapa, juga ada persembahan lagu dari anak-anak berkebutuhan khusus lainnya, seperti lagu 'Laskar Pelangi' dan 'Cinta untuk Mama'.

Ketua YPAC Surabaya, Wiwiek Teddy mengatakan, kegiatan seperti ini sangat penting bagi ABK untuk menanamkan percaya diri.

"Melalui kegiatan ini, mereka merasa mempunyai kemampuan untuk tampil. Dari sini mereka akan tumbuh rasa percaya diri bahwa mereka juga bisa," kata Wiwiek ditemui ngopibareng.id di YPAC Surabaya, Jalan Semolowaru Utara, Surabaya.

Siswa SLB saat menunjukan bakat menyanyinya Foto PitangopibarengidSiswa SLB saat menunjukan bakat menyanyinya. (Foto: Pita/ngopibareng.id)

Menurut Wiwiek, rasa percaya diri sangat dibutuhkan bagi anak berkebutuhan khusus (ABK) untuk hidup di masyarakat nantinya.

"Kalau mereka percaya diri dan tidak minder, mereka bisa ikut beragam kegiatan di luar, seperti menerima tamu dan jalan-jalan keluar rumah. Mereka tidak akan malu lagi," jelasnya.

Semakin para ABK ini berani, semakin banyak kegiatan yang bisa mereka kerjakan. Dengan begitu juga akan berpegaruh pada kesehatan fisiknya.

"Saya sering menemukan ABK ini minder akhirnya di rumah saja. Semakin banyak di rumah mereka semakin gemuk-gemuk. Tentu ini akan berimbas bagi kesehatanya," sambung Wiwiek.

Ia pun berharap, dengan menanamkan percaya diri sejak dini pada ABK asuhannya mereka akan semakin diterima di masyarakat, serta masyarakat juga bisa menerima mereka.

Senada, Gifta Oktavia Rappe, GM Swiss-Belinn Manyar berharap dapat memberi sedikit kebahagian terhadap ABK.

"Sama seperti anak normal lainnya mereka juga berhak berbahagia tidak hanya di momen Hari Anak saja," harapnya.

Penulis : Pita Sari

Editor : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

05 Nov 2020 15:03 WIB

Tiga Olahraga yang Cocok untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Pendidikan

Selain meningkatkan imunitas juga tingkat kemarahan ABK bisa turun.

20 Nov 2019 15:16 WIB

Doa dan Harapan Untuk ABK di Hari Anak Internasional

Human Interest

Jangan malu apalagi sembunyikan anak berkebutuhan khusus (ABK).

06 Nov 2019 04:41 WIB

Cegah Kekerasan Seks pada ABK, Ini Tips untuk Orangtua

Kesehatan

Tips bagi orangtua dengan anak ABK agar terhindar dari kekerasan seksualitas

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...