Harga Bawang Putih Berangsur Turun

19 May 2019 01:42 Ekonomi dan Bisnis

Kabar gembira diterima masyarakat. Pasalnya, harga bawang putih yang sempat melambung tinggi kini berangsur-angsur normal di beberapa pasar tradisional di Jawa Timur khususnya di Surabaya. 

Seperti diketahui, harga bawang putih sempat mengalami lonjakan harga jelang Ramadhan. Saat itu harga bawang putih menembus Rp 58.000 per/kg. Namun dalam beberapa hari terakhir harga mulai berangsur turun sejak datangnya impor bawang putih dari Tiongkok pada tanggal 15 Mei 2019 lalu.

Saat mengecek harga bawang putih pada hari Sabtu 19 Mei 2019 di Pasar Asem yang berada di Jalan Simo Magersari, Surabaya, Ngopibareng.id mendapati harga bawang putih saat ini berada di kisaran 32-34 ribu rupiah per/kg.

Menurut salah satu penjual, yakni Fatimah, harga bawang putih di Pasar Asem sempat menembus angka Rp 55.000 pada awal Ramadhan, dan mulai turun pada hari Rabu lalu.

“Iya mulai turun dari hari Rabu, tapi gak langsung turun. Turunnya pelan-pelan, dari 50 ribu ke 40 ribu, dan akhirnya sekarang menjadi 32 ribu,” ucapnya.

Di tempat lain, yakni Pasar Keputran, Surabaya, harga bawang putih juga turun dari sebelumnya yang mencapai 58 ribu per/kg. Saat ini, harga di pasar yang berada di Jalan Keputran tersebut berada di kisaran 28 ribu hingga 35 ribu.

Salah satu pembeli bernama Siti mengatakan, turunnya harga bawang membuat dirinya merasa bahagia karena bawang merupakan salah satu bumbu penting dalam setiap memasak makanan setiap hari.

“Iya bersyukur harga mulai turun. Kemarin awal puasa sampai segitu harganya, meskipun bukan bahan pokok, tapi penting sekali dalam bumbu makanan. Kalau tidak ada bawang putih gak sedap. Mau tidak mau harga mahal ya saya beli,” ungkapnya.

Sebelumnya, pada hari Sabtu, 18 Mei 2019 dinihari WIB, Gubernur Jawa Timur melakukan kunjungan ke Pasar Keputran, Surabaya, untuk memastikan harga bawang putih telah turun di pasaran.

 

Pemerintah Provinsi Jawa Timur menargetkan, harga akan kembali normal seminggu setelah impor bawang putih dari Tiongkok tiba. (faq)

Penulis : Faiq Azmi
Editor : Rizal A


Bagikan artikel ini