Pemain Louvre Surabaya, Michael Kolawole berhasil menembus pertahanan Pacific Caesar dalam laga seri enam IBL 2020 di DBL Arena, Surabaya, Minggu 8 Maret 2020. (Foto: Fariz Yarbo/Ngopibareng.id)

Hajar Pacific, Louvre Menangi Derby Surabaya

Basket 08 March 2020 22:15 WIB

Louvre Surabaya akhirnya berhasil meraih kemenangan dalam laga seri enam Indonesian Basketball League (IBL) 2020 di DBL Arena, Surabaya, Minggu 8 Maret 2020 malam.

Kemenangan ini lebih special karena diraih dalam derby Kota Pahlawan melawan Pacific Caesar Surabaya dengan skor akhir 86-83.

Tampil di hadapan warga Surabaya, Pacific Caesar tampil lebih dominan di laga pembuka. Bahkan, dengan materi yang kebanyakan adalah pemain muda mereka justru unggul jauh 17-6.

Louvre coba membalas dengan variasi serangan yang dibangun, namun disiplin pemain-pemain Pacific dalam bertahan membuat mereka selalu kesulitan mencetak angka dari paint area.

Masuknya Dio Tirta Saputra pertengahan permainan, menjadi solusi bagi Louvre karena dua tembakan tiga angkanya masuk dan perlahan mulai mengejar ketinggalan. Walau mengejar, namun Pacific masih menjaga asanya dan unggul 24-14.

Di set kedua, Pacific masih begitu dominan menguasai permainan. Di bawah komando, Taylor Thomas Statham, Pacific menunjukkan kerja sama permainan yang sangat baik dan ampuh untuk mencetak poin.

Kehadiran, Anton Devon Waters sebagai center juga begitu kuat dalam melakukan rebound dan dilanjutkan menjadi poin. Kuarter kedua kembali menjadi milik Pacific dengan skor 45-37.

Di kuarter ketiga, kedua tim tampil begitu kuat. Berbagai serangan yang dibangun keduanya selalu berhasil diantisipasi dengan baik oleh para pemain. Namun, perlahan tapi pasti, pemain-pemain Louvre bangkit untuk mengejar ketertinggalan.

Selain itu, di awal kuarter Taylor Statham diganjar technical foul setelah melanggar Daniel Timothy Wenas. Momen itu menjadi panas karena terjadi ketegangan antarpemain.

Tak hanya itu, Pelatih Pacific, David Reynald Sngleton terus melakukan protes terhadap wasit dan pengawas pertandingan karena menganggap Daniel Wenas melakukan diving.

Situasi tersebut tampak begitu berdampak pada permainan Pacific yang kian menurun dan dimanfaatkan oleh Daniel Wenas dan kawan-kawan untuk membalikkan keadaan.

Dunk yang dilakukan Kolawole di tiga menit terakhir berhasil membalikkan kedudukan menjadi 58-57 untuk Louvre. Keunggulan tersebut berhasil dijaga dan unggul 66-61.

Pemain Louvre Surabaya Daniel Timothy Wenas berusaha mencetak poin di tengah hadangan pemain Pacific Caesar dalam laga seri enam IBL 2020 di DBL Arena Surabaya Minggu 8 Maret 2020 Foto Fariz YarboNgopibarengidPemain Louvre Surabaya, Daniel Timothy Wenas berusaha mencetak poin di tengah hadangan pemain Pacific Caesar dalam laga seri enam IBL 2020 di DBL Arena, Surabaya, Minggu 8 Maret 2020. (Foto: Fariz Yarbo/Ngopibareng.id)

Di kuarter keempat, Louvre terus menguasai permainan dengan nyaman. Emosi pemain-pemain Pacific yang terluapkan di set ketiga terus membuat permainan menjadi kacau.

Berkali-kali mereka melakukan kesalahan mendasar yang dibalikkan oleh Louvre menjadi poin. Permainan, Louvre pun semakin matang dan berhasil mencetak poin. Louvre akhirnya menang dengan skor 86-83.

"Anak-anak sih main lepas hari ini gak ada beban. Kemarin malem saya bilang ini game penting, tapi ya main aja, yang pasti tidak ada beban walaupun sebenarnya bebannya sangat besar karena sudah empat kali kekalahan beruntun," kata Pelatih Louvre, Andika Supriadi Saputra.

Di sisi lain, Pelatih Pacific David mengaku banyak dirugikan oleh wasit karena jika dilihat dengan teliti apa yang dilakukan oleh pemainnya tidaklah pelanggaran. Karena itu, dua pemain andalannya Yerikho Tuasela dan Indra Muhammad harus diusir karena melakukan lima kali pelanggaran.

"Saya percaya pemain saya sudah bermain dengan baik. Saya ucapkan selamat untuk tim lawan. Tapi, saya rasa wasit sangat gila menentukan keputusan malam ini,” kata David Singleton, kepala pelatih Pacific

Dalam laga ini, Michael Ayodele Kolawole tampil menggila sulit dibendung oleh pemain-pemain Pacific Caesar. Bermain full 40 menit, Kolawole  berhasil mencetak double-double dengan raihan 32 poin dan 10 rebound. Di kubu Pacific, Luis Amable Jacobo III mencetak 28 poin.

Penulis : Fariz Yarbo

Editor : Witanto

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

13 Jul 2020 06:49 WIB

Gus Kamil, Pewaris Jalan Politik Kiai Maimoen Zubair

Tokoh

Sebagai Ketua DPRD Rembang, tetap mengajar di Pesantren Al-Anwar

13 Jul 2020 06:46 WIB

Pejabat PBB: Putra Mahkota Saudi Tersangka Pembunuhan Khashoggi

Internasional

Putra Mahkota Saudi, Mohammed bin Salman disebut sebagai tersangka utama.

13 Jul 2020 06:32 WIB

Klasemen F1 2020 Dikuasai Tim Mercedes AMG Petronas

F1

Juara F1 GP Styria, Lewis Hamilton naik ke peringkat kedua.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...