Habibie Meninggal Jadi Sorotan Dunia

11 Sep 2019 20:20 Nasional

Kata kunci 'BJ Habibie' atau 'Habibie' menjadi trending dunia. Topik ini paling banyak dibicarakan di Twitter dan berada di posisi nomor 1 Worldwide trends.

Presiden ke-3 RI, Bacharuddin Jusuf Habibie meninggal dunia, Rabu 11 September 2019 pukul 18.05 WIB.

Saat berita ini ditulis, ada lebih dari 200 ribu twit dengan kata 'Pak Habibie'. BJ Habibie digunakan lebih dari 72,6 ribu kali. 'Innalillahi' digunakan lebih dari 101 ribu kali. Ada juga yang menyapa suami mendiang Ainun Habibie ini dengan kata 'Eyang' sebanyak 116 ribu.

Netizen beramai-ramai menuliskan ungkapan belasungkawa atas meninggalnya Bapak Teknologi Indonesia ini.

"Innalillahi wa innailaihi rajiun. Selamat jalan Eyang Habibie. Al Fatihah #bjhabibie," tulis @mmhabiburrahmn.

"Inalillahi Wainailaihi Raji'un.. selamat tinggal, Eyang Habibie. Terima kasih telah menjabat sebagai presiden di negara kami, terima kasih atas seluruh motivasi yang Eyang sampaikan pada kami. Semoga Allah Swt menerima amal ibadah Eyang Habibie.. aminn..," tulis @machaereon.

"Innalillahi wainnailaihi rajiun, turut berduka cita atas meninggalnya eyang habibie. Semoga amal ibadah beliau diterima disisi-Nya. Eyang habibie orang baik, selamat jalaan! Al-fatihah #bjhabibie," tulis warganet lain, @fajarnurulf.

Tak hanya netizen, sejumlah petinggi negeri pun mengucapkan rasa belasungkawanya melalui akun twitter pribadinya.

"Turut berduka cita sedalam2nya. Smg almarhum Presiden BJ Habibie diterima di tempat terbaik di sisi Allah SWT. Alfatihah ...," tulis Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon.

"Innalillahi wainnailaihi rajiun. Turut berduka cita yang sangat mendalam atas berpulangnya Presiden ke-3 RI, Bpk BJ Habibie. Semoga almarhum ditempatkan di sisi terbaikNYA. Dan keluarga yg ditinggalkan diberi ketabahan. Mari kita kirimkan doa terbaik kita kepada almarhum," tulis Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Kabar meninggalnya BJ Habibie juga dikabarkan oleh cucu keponakannya, Melanie Subono melalui akun twitternya, @melaniesubono.

Penulis : Yasmin Fitrida


Bagikan artikel ini