#GWSBuRisma Trending, Pemkot Ucapkan Terima Kasih

27 Jun 2019 12:39 Surabaya

Kondisi kesehatan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menurun dan menjalani perawatan di ruang Intensive Care Unit (ICU) RSUD Dr Soetomo. Diagnosa dokter sementara, Risma dinyatakan menderita asma dan maag akut. Warganet pun berbondong-bondong mendoakan Risma di media sosial.

Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya M. Fikser pun menyampaikan rasa terima kasihnya atas masifnya doa warganet yang ditujukan untuk kesembuhan politikus PDIP tersebut, salah satunya melalui tagar #GWSBuRisma di twitter.

"Kami terima kasih banyak. Banyak yang mendukung untuk kesehatan dan memberikan doa atas kesembuhan Beliau. Kami terima kasih atas seluruh perhatian dari warganet dan semua siapa saja yang telah memberikan doa yang kesembuhan kepada Ibu Risma," kata Fikser, saat ditemui di RSUD dr Soetomo, Surabaya, Kamis 27 Juni 2019. 

Fikser berharap dengan doa warganet tersebut, keadaan Risma yang tengah dirawat intensif di Gedung Bedah Pusat Terpadu (GBPT) RSUD Dr. Soetomo, bisa segera membaik dan kembali melaksanakan tugasnya sebagai pejabat publik

"Beliau baik, banyak isu yang beredar di media sosial dan segala macam. Kami mohon janganlah, kami hanya berterima kasih atas seluruh dukungan doa yang telah diberikan kepada Bu Risma untuk Beliau cepat sembuh. Kembali untuk melaksanakan tugasnya sebagai pelayan masyarakat di Kota Surabaya," kata dia.

Saat ini, meski dirawat di ruang ICU, kata Fikser, kondisi Risma terus membaik. Wali kota perempuan pertama di Surabaya itu juga ditangani oleh puluhan dokter penyakit dalam dan sub spesialis.

Puluhan dokter tersebut terdiri dari dokter anestesi, dokter paru-paru, dokter penyakit dalam, dokter mikrobiologi, dokter jantung, dokter radiologi, dan dokter patologi klinik.

"Masih di ICU, memang dokter bergantian. Saya kira itu tidak hanya kepada Ibu, tapi juga semua pasien yang ada ICU itu kan dikunjungi sesuai dengan jadwal untuk melihat perkembangan pasien," katanya.

 

Sebelumnya, tagar #GWSBuRisma telah menjadi trending topic di media sosial Twitter, selama kurang lebih 12 jam dengan puluhan ribu cuitan. (frd)

Penulis : Farid Rahman
Editor : Moch. Amir


Bagikan artikel ini