Silaturahim ini dihadiri KH Yahya Cholil Staquf (Katib Aam PBNU), Dr. M. Saad Ibrahim, MA (Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur) dan Habib Muhammad Hanif bin Abdurrahman Al-Attas (Ketua Umum Front Santri Indonesia).(Foto: sidogiri for ngopibareng.id)

Gus Yahya Dialog di Sidogiri, Rangkul Muhammadiyah dan FPI

Jawa Timur 23 April 2019 14:28 WIB

Katib Am PBNU KH Yahya Cholil Staquf bergandengan tangan dengan tokoh Muhammadiyah dan Front Pembela Islam, Senin 22 April 2019. Hal itu dibuktikan dalam acara dauroh ilmiah bertemakan "Islam Rahmatan Lil Alamain dalam Bingkai Amar Makruf Nahi Munkar", digelar di Pondok Pesantren Sidogiri, Pasuruan Jawa Timur.

Gus Yahya mengingatkan, NU dan Muhammadiyah, merupakan dua organisasi Islam yang mampu berperan aktif dalam setiap perubahan sosial, politik dan budaya di Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, Gus Yahya yang pengasuh Pesantren Raudlatut Thalibin Rembang, berdialog dengan
Dr. M. Saad Ibrahim, MA (Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur) dan Habib Muhammad Hanif bin Abdurrahman Al-Attas (Ketua Umum Front Santri Indonesia).

Dalam pertemuan tersebut, Gus Yahya yang pengasuh Pesantren Raudlatut Thalibin Rembang, berdialog dengan Dr. M. Saad Ibrahim, MA (Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur) dan Habib Muhammad Hanif bin Abdurrahman Al-Attas (Ketua Umum Front Santri Indonesia).
Para pembicara diterima langsung KH Nawawi Abdul Jalil Foto sidogiri for ngopibarengidPara pembicara diterima langsung KH Nawawi Abdul Jalil. (Foto: sidogiri for ngopibareng.id)

Sementara itu, Habib Hanif bin Abdurrahman Alatas (Ketua Umum Front Santri Indonesia, FSI) menjelaskan strategi Islam Rahmatan lil 'alamin.

Menantu Habib Rizieq Syihab menjelaskan, FPI sangat erat dengan NU terkhusus dengan KH Hasyim Muzadi. "NU orang tua kami, NU rumah kami, yang jadi musuh kami ialah kemungkaran", ujar Habib Hanif.

"Kita tidak ada masalah dengan NU tapi jika ada kemungkaran itulah musuh kami", tegas Habib Hanif.

Habib hanif kemudian menjelaskan secara gamblang, intinya kalau ingin bersatu maka tegakkan kalimat La ilaha illallah.

"Amar ma'ruf nahi mungkar adalah intisari dari kehidupan karena semua ada keterkaitan", tutur Hanif. (adi)

Suasana acara dauroh ilmiah Islam Rahmatan Lil Alamain Dalam Bingkai Amar Makruf Nahi Munka di Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan Jawa Timur Senin 22 April 2019 Foto sidogiri for ngopibarengidSuasana acara dauroh ilmiah "Islam Rahmatan Lil Alamain Dalam Bingkai Amar Makruf Nahi Munka", di Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan Jawa Timur, Senin 22 April 2019. (Foto: sidogiri for ngopibareng.id)

Penulis : Riadi

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

06 Jul 2020 07:41 WIB

Tanwir Muhammadiyah Digelar Daring, Bahas Agenda Strategis Ini

Khazanah

Akan dibahas menundaan Muktamar karena pandemi Covid-19

06 Jul 2020 07:02 WIB

Jaga Selamat, Muhammadiyah Putuskan Gelar Tanwir Daring Juli 2020

Khazanah

Hasil Rapat Pimpinan Muhammadiyah Tingkat Pusat

05 Jul 2020 17:32 WIB

Muhammadiyah Dorong Kurban untuk Ketahanan Pangan Berkelanjutan

Khazanah

Jelang Idul Adha 1441 H, ajak umat Islam yang mampu berkurban

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...