Gus Ipul menghadiri doa dan dzikir malam Jumat Manis di Pondok Pesantren Al Qodiri, Patrang, Jember, Kamis, 10 Mei 2018.

Gus Ipul dapat Doa Khusus dari KH Muzakki Syah Jember

11 May 2018 07:51

Lihat versi non-AMP di Ngopibareng.id

Bersama puluhan ribu jemaah, Calon Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menghadiri doa dan dzikir malam Jumat Manis di Pondok Pesantren Al Qodiri, Patrang, Jember. 

Gus Ipul hadir, Kamis, 10 Mei 2018, ditemani sang istri, Fatma Saifullah Yusuf dan langsung sowan ke kediaman KH Achmad Muzakki Syah, pengasuh Pesantren Al Qodiri. Di kediaman KH Muzakki, Gus Ipul lantas sowan dan bergabung bersama puluhan Kiai, Habib dan Ibu Nyai.

Saat tiba di kediaman KH Muzakki, Gus Ipul bahkan sempat didoakan khusus sebagai pemimpin. "Saya doakan Gus Ipul istikhomah jadi pemimpin," kata KH Muzaki sambil memegang songkok Gus Ipul yang sedang duduk bersimpuh di depannya.

Sekitar dua menit, KH Muzakki memegang songkok Gus Ipul sambil mulutnya tampak membacakan doa dengan kyusuk yang lantas diaminkan puluhan kiai, habib, dan ibu nyai yang ada di kediaman KH Muzakki.

Gus Ipul sowan ke kediaman KH Achmad Muzakki Syah, pengasuh Pesantren Al Qodiri, Kamis, 10 Mei 2018.

Usai ramah tamah singkat, KH Muzakki juga sempat mengajak putranya, Ra Fadil Muzzaki Syah serta Ibu Nyai Makkiyah Asad, berfoto bareng dengan Gus Ipul dengan menunjukkan salam dua jari sebagai bentuk dukungan bagi Gus Ipul.

Selanjutnya, KH Muzakki mengajak Gus Ipul serta seluruh Kiai, habib dan ibu Nyai yang hadir menuju ke panggung utama untuk mengikuti doa bersama serta tausiyah yang disampaikan Habib Muhdor bin Muhammad Al Hamid.

"Di sini hadir Calon Gubernur Jawa Timur, Gus Ipul. Kiai Muzaki tidak bisa menjadikan gubernur. Tapi kalau Anda iklas Allah yang tahu. Mudah-mudahan dikabulkan oleh Allah," kata KH Muzakki.

Sementara itu, Habib Muhdor ketika memberikan tausiyah juga sempat memuji Gus Ipul. "Saat Gus Ipul jadi wakil gubernur dan Pakde Karwo Gubernur, ada SK yang sampean keluarkan Gus yang itu menyejukkan hati kami," kata Habib Muhdor. (wah/frd)