Gus Ipul Bacakan Tahlil di Kediaman TKI yang Dieksekusi Mati di Arab Saudi. (Foto: Istimewa)
Gus Ipul Bacakan Tahlil di Kediaman TKI yang Dieksekusi Mati di Arab Saudi. (Foto: Istimewa)

Gus Ipul Bacakan Tahlil di Kediaman TKI yang Dieksekusi Mati di Arab Saudi

Ngopibareng.id Jawa Timur 20 March 2018 15:05 WIB

Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 2, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) ikut berbela sungkawa atas eksekusi mati terhadap Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Bangkalan, Muhammad Zaini Misrin Arsyad, di Arab Saudi.

Sebagai bentuk rasa duka, keponakan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini pun melayat ke kediaman mendiang yang berada di Dusun Lembana, Desa Kebun, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, Selasa 20 Maret 2018.

Gus Ipul yang datang pagi hari, disambut langsung oleh keluarga mendiang. Di antaranya dua putra laki-laki mendiang, Saiful Toriq dan Mustofa Kirniawan. Gus Ipul lantas melakukan dialog bersama mereka.

Tak cukup dengan dialog, Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini juga menyempatkan membacakan tahlil bersama keluarga.

"Kita semua prihatin, kita semua berduka. Semoga almarhum diterima di sisi-Nya. Mari kita doakan bersama," ujarnya sesaat sebelum berdoa.

Dalam kesempatan ini, Gus Ipul memberikan dukungan penuh pada keluarga untuk mendapatkan keadilan atas kasus tersebut.

Sebab, keluarga merasa penegakan hukum di Arab Saudi berlaku sepihak mengingat kasus hukum mendiang tengah berjalan.

Berdasarkan penjelasan keluarga, pengajuan Peninjauan Kembali (PK) tentang vonis hukuman mati mendiang telah dikabulkan pengadilan pada Januari lalu.

Dengan kata lain, eksekusi mati sebenarnya bisa dibatalkan.

"Saya meneruskan protesnya keluarga yang saat ini juga sudah ditindaklanjuti oleh Kementerian Luar Neger. Keluarga merasa bahwa eksekusi itu dilakukan tanpa pemberitahuan," ujar Gus Ipul di sela kunjungannya.

"Memang ini sesuatu yang aneh. Sesuatu yang mengganjal di hati keluarga. Sebab, kasus hukumnya, menurut pihak keluarga, masih berjalan," kata mantan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal ini.

Sehingga, Gus Ipul berharap bahwa hal ini menjadi perhatian pihak terkait.

"Pemerintah harus mengakomodasi  protes yang diajukan keluarga. Ini sebagai bentuk perlindungan negara kepada rakyatnya," kata Wakil Gubernur Jatim dua periode ini.

Lebih lanjut, Gus Ipul pun berharap bahwa kejadian ini yang terakhir menimpa TKI asal Jawa Timur.

Apalagi, hubungan bilateral antara Indonesia dan Arab Saudi selama ini berjalan baik.

"Baik hubungan G to G (goverment to goverment) sangat baik, masyarakatnya juga sangat baik. Semestinya, ada yang bisa dilakukan. Meskipun, peraturan memang tidak mewajibkan untuk memberikan pemberitahuan terlebih dahulu," usul Gus Ipul.

"Pemerintah Arab Saudi harus mencermati soal masalah yang lebih luas. Ada ikatan yang erat antara Indonesia dan Arab Saudi, bukan hanya ikatan politik, namun juga kedekatan kultural," ulasnya.

Sementara itu, anak sulung  mendiang, Saiful Toriq, berterimakasih atas kunjungan cagub yang berpasangan dengan Cawagub, Puti Guntur Soekarno ini

"Kami harapkan insiden ini menjadi yang terakhir. Semoga ke depan, kasus serupa tak lagi terjadi," harap Saiful. (amr)

Penulis : Moch. Amir

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

28 Nov 2020 09:27 WIB

KH Nawawi Sidogiri Tulis Maklumat Coblos Gus Ipul

Pilkada

KH Nawawi minta alumni santri dan Warga Kota Pasuruan coblos Gus Ipul.

26 Nov 2020 08:03 WIB

Kampanye Virtual ala Gus Ipul, Tetap Semangat dan Ceria

Pilkada

Calon walikota Pasuruan Saifullah Yusuf menggelar kampanye virtual.

23 Nov 2020 21:15 WIB

Hasil Swab Tes Gus Ipul Negatif Covid-19

Jawa Timur

Keluarga Gus Ipul terpapar Covid setelah pulang dari Jakarta.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...