Komik Baru Gundala Melengkapi Cerita Filmnya

31 Aug 2019 05:10 Film

Gundala merupakan film pembuka garapan Sinema Bumilangit. Karena setelah Gundala, para tokoh superhero asli Indonesia akan diangkat ke layar lebar. Bagi pecinta komik superhero asli Indonesia tentu tak asing dengan komik lawas Gundala.

Komik Gundala Putra Petir merupakan karya Harya Suraminta, yang biasa disapa Hasmi ini. Komik ini populer pada 1969-1995. Tokoh Gundala diilhami dari kisah Ki Ageng Selo yang diyakini mampu menangkap petir.

Butuh waktu panjang untuk bisa mengadaptasi cerita komik Gundala ke layar lebar. Apalagi komik lawas itu harus dikemas dengan era milenial seperti sekarang ini.

Alhasil, film Gundala yang diperankan oleh Abimana Aryasatya sebagai Sancaka ini baru tayang Kamis, 29 Agustus 2019.

Untuk melengkapi film karya Joko Anwar ini, Bumilangit bekerja sama dengan penerbit KOLONI meluncurkan komik Gundala terbaru berjudul 'Gundala: The Official Movie Adaptation'.

Komik ini garapan kuartet komikus yaitu, Oyasujiwo, Adian Syaf, Doni Cahyono, dan Ecky. Komik yang akan diluncurkan pada 4 September mendatang hanya dicetak terbatas, yakni 300 eksemplar.

Dalam komik ini, khususnya penggambaran karakter lebih diperdalam sehingga latar belakang masing-masing tokoh terlihat jelas.

Is Yuniarto kanan  saat menjelaskan komik Gundala The Official Movie Adaptation Foto Pitangopibarengid
Is Yuniarto (kanan) saat menjelaskan komik Gundala, The Official Movie Adaptation. (Foto: Pita/ngopibareng.id)

'Gundala: The Official Movie Adaptation' sengaja diterbitkan setelah film Gundala tayang di seluruh bioskop Tanah Air. Karena ceritanya adaptasi dari film sehingga visualnya diselaraskan dengan cerita di film.

Ecky, salah satu komikus yang ditemui dalam meet and greet film Gundala mengatakan, proses membuatan komik tersebut memakan waktu satu bulan.

"Komik ini dibuat memang menunggu filmnya selesai dulu, agar jalan ceritanya selaras dan apa yang ada di komik dapat menjawab apa yang tidak ada di film," kata Ecky, ditemui di Gramedia Tunjungan Plaza usai acara, Jumat, 30 Agustus 2019.

Menurutnya,  tujuan komik ini dibuat untuk mengobati rasa penasaran penonton. Yang biasanya saat menonton film merasa penasaran dengan cerita selanjutnya.

"Jadi ini untuk mengobati rasa penasaran itu,  misalnya, di film karakter si B tidak terlalu jelas latar belakang atau hanya melihat sekilas bikin penasaran dong. Di komik dijelaskan," jelas Ecky.

Senada, Is Yuniarto selaku GM Bumilangit Komik menegaskan, komik ini tidak hanya mengulang alur cerita dalam film. Artinya, komik ini akan menjelaskan alur cerita yang tidak dijelaskan secara gamblang di film atau hanya sekilas muncul.

"Komik ini memang dibuat untuk melengkapi film, bukan apa yang ada di film diceritakan kembali," tandas pria yang akrab disapa Is ini.

Penulis : Pita Sari
Editor : Yasmin Fitrida


Bagikan artikel ini