Menko PMK RI, Muhadjir Effendy berdiskusi dengan Ketua Gugus Tugas Pusat, Letjen TNI Doni Monardo di Posko RS LapapGugus Tugas Pusat Akan Tambah Sarpras Kesehatan di Jatim

Bantu Atasi Corona, Pusat Akan Tambah Sarpras Kesehatan di Jatim

Nasional 16 July 2020 14:35 WIB

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pusat akan kembali membantu Jawa Timur dalam upaya penanganan virus corona atua Covid-19 berupa bantuan beberapa sarana dan prasarana untuk 99 rumah sakit rujukan utama yang ada di Jatim.

Menteri Koordinator Pembangunan Masyarakat dan Kebudayaan Republik Indonesia, Muhadjir Effendy menyampaikan, upaya ini merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat karena angka kasus yang ada di Jatim masih sangat tinggi.

Setelah mendengar beberapa informasi baik dari Gugus Tugas Jatim maupun dari Pangkogabwilhan II, fasilitas kesehatan untuk pelayanan masih sangat kurang. Apalagi, angkanya terus meningkat tajam. Di sisi lain, banyak pasien dari luar daerah yang memang dirujuk ke Surabaya yang membuat rumah sakit di Surabaya penuh.

 

Muhadjir mengatakan, berdasar hasil supervisi Gugus Tugas Pusat akan menambah dua tempat di Surabaya Raya yang dijadikan sebagai ruang isolasi bagi pasien yang masuk katagori suspect atau yang diduga memiliki potensi Covid-19.

“Kemudian, mungkin ada penambahan prasarana di Sidoarjo dan Gresik, akan ditindaklanjuti Pangkogab untuk koordinasi dengan Gugus Tugas Gresik dan Sidoarjo agar penanganan lebih terredistribusi tidak ngumpul di satu tempat atau beberapa tempat di Surabaya,” kata pria yang juga Ketua Dewan Pengarah Gugus Tugas Pusat itu.

Selain itu, lanjut Muhadjir, akan diberikan bantuan berupa alat kesehatan primer yang akan diberikan kepada 99 RS rujukan utama. Utamanya yang ada di Surabaya Raya yang menjadi daerah dengan risiko tinggi. Sarana yang akan diberikan berupa ventilator, pangkalan untuk tes spesimen PCR atau yang lain yang biasa digunakan.

“Dulu untuk flu burung akan kita upgrade agar untuk memeriksa spesimen Covid-19. Pak Doni (Ketua Gugus Tugas Pusat) sudah menjamin untuk Jawa Timur tidak boleh ada keterlambatan, baik itu PCR kit dan reagen ekstrasinya,” katanya.

Dengan bantuan itu, ia berharap, penanganan Covid-19 di Jatim bisa cepat teratasi karena 50 persen beban nasional kini berada di Jatim.

Penulis : Fariz Yarbo

Editor : Witanto

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

20 Sep 2020 23:45 WIB

Vinales Lepas dari Kutukan Pole Position

MotoGP

Vinales meraih pole position dan finis pertama.

20 Sep 2020 23:30 WIB

Bupati Aceh Barat Positif Covid-19, Istri dan Anaknya Negatif

Nasional

Hasil tes swab Bupati Aceh Barat positif Covid-19.

20 Sep 2020 23:15 WIB

Aubameyang Pemain Bergaji Termahal di Liga Inggris

Liga Inggris

Gaji Aubameyang termahal dibanding pemain di Liga Inggris lainnya.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...