Gubernur Jatim Namai 3 Anak Harimau Benggala di TSI Prigen

28 Jul 2019 18:15 Ngopibareng Pasuruan

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa berkunjung ke Kabupaten Pasuruan. Dalam kunjungan kali ini Gubernur Khofifah menghadiri Hari Anak Nasional Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2019, di Taman Safari Indonesia II Prigen.

Selain melihat penampilan anak-anak di atas panggung, orang nomor satu di Jawa Timur itu juga diminta untuk memberi nama 3 ekor anak harimau benggala (harimau putih) yang lahir 27 April lalu. Ketiga bayi harimau putih yang terdiri dari 2 betina dan 1 jantan itu akhirnya diberi nama Mony, Nawa dan Bakti.

Kepada awak media, dipilihnya ketiga nama itu tak asal-asalan. Kata Khofifah, kata "Mony" diambil dari kata Harmony. Karena melihat harmoni berbagai hewan yang dirawat di TSI II Prigen.

"Saya berharap akan terbangun harmoni, karena harimau itu khan dikenal sebagai hewan temperamental. Tapi kalau di Taman Safari, orang pasti akan nyari tak hanya satu hewan saja, pasti nyari yang lain seperti harimau karena merupakan bagian dari equilibrium dynamic," katanya.

Sedangkan kata "Bakti" diambil dari istilah popular yang berkaitan dengan bagaimana seorang warga Negara yang seyogyanya harus mengabdikan diri terhadap bangsa dan Negara. Serta kata "Nawa" yang merupakan pecahan kata dari Visi Misi Presiden Joko Widodo dalam memakmurkan Indonesia.

"Bakti itu ya menjadi referensi bersama bahwa seluruh energy seyogyanya kita baktikan kepada bangsa dan Negara. Nawa artinya Sembilan, jadi angka tertinggi sekaligus bagian dari visi misi Pak Presiden dalam rangka mensejahterakan negeri ini," katanya.

Di sisi lain, Eko Windarto selaku Manager Edukasi Satwa TSI II Prigen menjelaskan, ketiga anakan harimau tersebut merupakan hasil perkawinan dari indukan Karina (betina) dan Kalvaro (jantan). Dan ketiganya telah dirawat secara mandiri terpisah dari kedua induknya.

"Meskipun terpisah dari indukan, pada waktu tertentu ketiga anakan harimau benggala ini tetap didekatkan pada induknya namun dalam kandang yang terpisah. Pagi dirawat oleh Keeper (perawat satwa) dan sore harinya di tempatkan di dalam kandang yang bersebelahan dengan induknya," kata Eko.

Lanjut Khofifah, anakan harimau benggala ini diberikan makanan dan minuman sebanyak tiga kali sehari. "Makananya berupa daging sapi, ayam serta kanguru yang dicacah kecil dan ditaruh di tempat makannya serta minumnya susu yaitu susu khusus hewan karnivora," kata Eko. (sumber: www.pasuruankab.go.id)

Penulis : Witanto


Bagikan artikel ini