Logo Grab. (Foto: Dok. Grab)
Logo Grab. (Foto: Dok. Grab)

Grab PHK 360 Karyawan, Ini Daftar Pesangonnya

Ngopibareng.id Nasional 16 June 2020 22:27 WIB

CEO dan Co-Founder Grab Anthony Tan memutuskan mengambil langkah Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap 360 karyawan. Keputusan PHK ini disampaikan kepada karyawan terdampak langsung melalui surat elektronik (email), Selasa 16 Juni 2020 pukul 12.00 WIB. Sebelumnya, kabar buruk ini disampaikan kepada seluruh karyawan melalui townhall virtual.

"Kami sungguh meminta maaf atas apa yang terjadi hari ini. Kepada mereka yang terdampak, kami berutang penjelasan lebih lanjut kepada Anda," tulis Tan dalam pesannya kepada karyawan.

Lebih lanjut, Tan menuturkan, dampak Covid-19 pada sektor bisnis global juga dihadapi oleh Grab. Bahkan, dia mengaku melihat jelas kemungkinan pandemi corona berakibat pada resesi berkepanjangan.

"Selama beberapa bulan terakhir, kami telah meninjau semua komponen biaya, mengurangi pengeluaran, dan menerapkan pemotongan gaji untuk manajemen senior. Walaupun demikian, kami menyadari masih harus menjadi organisasi yang lebih ramping untuk mengatasi tantangan ekonomi pasca pandemi," ungkap Tan.

Oleh karenanya, sambung dia, manajemen akan menghentikan beberapa proyek non-esensial, mengkonsolidasikan fungsi-fungsi di perusahaan untuk efisiensi yang lebih besar, serta membentuk ukuran tim yang tepat untuk menyesuaikan kebutuhan bisnis.

Tidak hanya itu, Grab juga akan memperkuat layanan pengiriman makanan dan barang, serta mengalokasikan sebagian karyawan ke layanan tersebut untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang meningkat di era new normal.

"Kami telah dapat menyelamatkan banyak pekerjaan melalui pemindahan ini dan membantu membatasi ruang lingkup pengurangan pekerja hingga di bawah 5 persen. Saya memastikan tidak akan ada lagi PHK pada tahun ini, dengan menjalankan rencana terbaru," imbuh Tan.

Daftar Pesangon

Tan mengaku akan memberikan dukungan finansial, profesional, medis, dan emosional karyawan terdampak. Antara lain, pembayaran pesangon berupa gaji setengah bulan untuk setiap 6 bulan masa kerja atau berdasarkan peraturan yang berlaku, yang akan dipilih jumlah yang lebih besar.

Kemudian, pembayaran tambahan yang telah ditingkatkan setara dengan 1,5 bulan gaji di atas pembayaran pesangon. Lalu, waiver of annual cliffs untuk memberikan ekuitas dengan tujuan agar lebih banyak karyawan yang pergi sebagai pemegang saham.

Tan melanjutkan pertanggungan asuransi kesehatan juga akan diberikan hingga akhir tahun atau pemberian dana tunai yang setara, sehingga karyawan terdampak bisa mendapatkan ketenangan pikiran dalam melalui masa yang tidak pasti ini.

Bagi karyawan terdampak perempuan yang sedang hamil dapat mengkonversi cuti tahunan yang belum digunakan menjadi uang. Sementara, mereka yang belum menggunakan cuti tahunan dapat mengkonversi cuti dengan uang atau kredit GrabFlex yang belum digunakan.

Grab juga memberikan dukungan transisi karir dan pengembangan bagi karyawan terdampak dalam bentuk dukungan penempatan kerja dari tim Talent Acquisition Grab dan pembuatan Talent Directory yang memungkinkan pada calon perekrut dan perusahaan untuk menghubungi karyawan terdampak.

Sebagai dukungan emosional, karyawan terdampak dapat terus mengakses Grabber Assistance Program selama tiga bulan sejak tanggal terakhir bekerja.

"Terakhir, Anda dapat memilih untuk tetap memiliki laptop Anda untuk membantu dalam mencari petualangan berikutnya," imbuh Tan.

Penulis : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

25 Feb 2021 17:31 WIB

Propam Polri Perketat Anggotanya Soal Mabuk, Narkoba dan Senpi

Nasional

Pasca kejadian penembakan polisi mabuk yang menewaskan tiga orang.

25 Feb 2021 17:09 WIB

Dukung PPKM Mikro, Bhabinkamtibmas Dibekali Ilmu Tracing Covid-19

Jawa Timur

Agar bisa lebih maksimal dalam melaksanakan tracing.

25 Feb 2021 17:00 WIB

21 Kepala Daerah di Jawa Tengah Bakal Dilantik Secara Hibrida

Nusantara

Ada yang daring, ada yang pula yang langsung.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...