Tampilan Google Doodle di perayaan Halloween, Kamis 31 Oktober 2019. (Foto: Google)

Google Doodle Merayakan Halloween 'Trick or Treat'

Hiburan 31 October 2019 09:25 WIB

Perayaan Halloween nampak jelas ditampilkan mesin pencarian terbesar di dunia ini lewat Google Doodle Trick or Treat, Kamis 31 Oktober 2019. Google memajang gambar animasi bernuansa horor. Ditambah alunan nada menjadi pengiring untuk menambah kesan horor demi memeriahkan Halloween.

Ketika klik Google Doodle yang ada di laman utama Google, Anda akan digiring untuk membuka sejumlah pintu misterius. Di setiap pintu yang dibuka akan muncul hewan yang umumnya dikaitkan dengan film horor dan juga dihiasi dengan dekorasi Halloween.

Beberapa hewan yang muncul, antara lain burung hantu, kelelawar, srigala, jaguar, tarantula, dan lainnya. Hewan ini muncul tergantung pada pintu mana yang Anda klik. Lalu pilih 'Trick' atau 'Treat', untuk mempelajari lebih lanjut Google Doodle tersebut.

Mengutip arsip Google Doodle, pembuatan animasi unik tersebut dikepalai oleh Jessica Yu, serta didukung seniman Lydia Nichols dan sejumlah animator seperti Stan Cameron, Alyssa Winans, Lydia Nichols.

Tak cukup sampai di situ, Google Doodle ini juga dilatarbelakangi dengan musik karya Silas Hite yang cukup spooky alias bikin merinding. Sementara untuk desain UX dikerjakan oleh Diana Tran, Stan Cameron, dan Lydia Nichols.

Setiap pintu dan jendela berisi beragam jenis animasi hewan yang dikaitkan dengan kejadian mistis Foto GoogleSetiap pintu dan jendela berisi beragam jenis animasi hewan yang dikaitkan dengan kejadian mistis. (Foto: Google)

Perayaan Halloween sudah menjadi tradisi dan dirayakan dengan kostum menyeramkan. Tradisi ini berasal dari bangsa Celtic, yaitu nenek moyang bangsa Eropa. Festival Halloween ini diawali dari festival Samhain. Kata Shamhain berasal dari bahasa Irlandia kuno. Artinya akhir musim panas.

Bangsa Celtic percaya bahwa akhir Oktober merupakan hari pembatas antara dunia manusia dengan dunia orang mati terbuka.

Dalam kepercayaan bangsa Celtic, pada tanggal 31 Oktober, orang yang sudah mati akan masuk ke dunia manusia untuk menyebarkan penyakit dan juga merusak tanaman yang akan manusia panen.

Untuk menghindari hal tersebut, para bangsa Celtic menggunakan topeng menyeramkan, agar terlihat seperti roh jahat, sehingga bisa berdamai dengan roh jahat dari dunia orang mati.

Salah satu simbol Halloween adalah labu yang dibentuk dengan wajah menyeramkan yang biasa disebut dengan Jack O' Lantern. Dia adalah seorang petani yang cerdas namun malas. Jack berhasil menipu sang setan dengan salib sehingga setan berjanji untuk tidak memasukkan Jack ke neraka.

Ketika Jack meninggal, Jack tidak boleh masuk surga karena telah banyak berbuat dosa.
Tapi ia juga tidak diizinkan masuk ke dalam neraka, karena setan tak menyukai Jack.

Nah, istilah Trick or Treat saat Halloween pada awalnya hanya dilakukan oleh anak kurang mampu. Mereka mendoakan setiap orang yang memberikannya makanan atau permen.
Namun saat ini hampir seluruh anak-anak menggunakan Trick or Treat ini

Penulis : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

27 Sep 2020 08:45 WIB

Google Ulang Tahun saat Pandemi, Doodlenya Video Conference

Aplikasi

Google merayakannya dengan doodle video conference.

27 Sep 2020 06:03 WIB

Doodle Spesial Rayakan Ultah Google ke-22

Internasional

Ultah ke-22 Google dirayakan lewat Doodle.

22 Sep 2020 09:46 WIB

Benyamin Muncul dalam Google Doodle Hari Ini

Human Interest

Sebagai penghargaan atas dedikasi Benyamin.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...