GenPI Sulsel Jaring Anggota Lewat Diskusi Fotografi

25 Dec 2018 22:15 Gerak Wisata

Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Sulawesi Selatan (Sulsel) memang keren. Selalu saja ada terobosan. Terbaru GenPI Sulsel menggelar diskusi fotografi di Pa'De Coffee, Kota Makassar, Selasa 25 Desember.

Temanya seru. Narasumbernya berbobot, seorang fotografer yang kelasnya sudah mendunia, Arbain Rambey.

Diskusi membahas tema fotografi event seni budaya dan media sosial. Bukan saja bagaimana teknik memotret tetapi juga menghasilkan foto yang berkualitas untuk diposting di media sosial.

"Orang selalu salah kaprah. Mau menghasilkan foto yang bagus harus pakai lensa premium, kamera yang mahal. Padahal saat ini teknologi kamera handphone pun sudah sangat berkualitas. Saya sudah banyak menghasilkan foto bagus untuk kebutuhan industri dari kamera ," ucap Arbain mengawali diskusi.

Menurut fotografer senior itu, menghasilkan foto yang bagus itu yang terpenting bukan peralatannya. Yang penting itu tahu momen dan sudut pengambilan. Apalagi jika mau mengambil foto event seni budaya. Dia menyarankan, cari referensi dahulu prosesi event yang yang hendak difoto. Pilih sisi yang terlihat terbaik.

"Foto yang bagus adalah foto yang sesuai target. Gambar foto harus sudah ada di benak kita. Banyak foto bagus dengan obyek yang sama, tapi kita harus bisa memberikan perbedaan. Makanya kita harus tau prosesinya. Jangan sampai kita tidak paham, nanti kita kehilangan moment," paparnya.

Sementara itu Koordinator GenPI Sulsel Aan Arif Agus mengatakan, ada 2 poin penting yang bisa diambil dari workshop ini. Yang pertama adalah memberikan pembekalan teknik fotografi bagi anggota GenPI Sulsel. Proses ini sangatlah penting. Pasalnya sebagai serdadu digital mereka harus paham teknik menghasilkan foto yang baik.

Yang kedua, program ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang kegiatan GenPI bagi masyarakat luas. Sehingga masyarakat memahami apa itu GenPI. Semaligus mengajak mereka untuk bergabung bersama GenPI.

"Makanya kita buka secara umum dan gratis pula. Sehingga makin banyak yang tertarik bergabung bersama GenPI," ucapnya.

Ketua GenPI Nasional Mansyur Ebo pun ikut angkat suara. Diplot sebagai motor branding pariwisata Sulsel, GenPI Sulsel harus mempunyai kemampuan yang mumpuni. Terutama bidang fotografi yang merupakan sajian wajib bagi media sosial.

"Ya kalu tidak bagus fotonya gimana orang mau tertarik datang? GenPI harus menuliskan semua hal menyangkut potensi pariwisata daerahnya masing-masing. Mereka lalu memviralkannya melalui medsosnya. Jadi mereka harus paham bagaimana menghasilkan foto yang baik,” jelas Ebo.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, era digital membuat generasi milenial masa kini makin tertarik di dunia fotografi. Bahkan kini fotografi merupakan keharusan. Semua berlomba menghasilkan fototerbaiknya untuk dipajang di media sosial.

"Ya ini kan bagus. Semakin banyak foto bagus tentang event seni budaya serta destinasi yang berseliweran di media sosial maka, semakin banyak wisatawan yang penasaran untuk datang. Sebuah bentuk promosi bagi pariwisata Indonesia," ungkap Menpar Arief. (*)

Penulis : Widi Kamidi


Bagikan artikel ini