Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat menggendong putra ke empat Gus Taj Yasin Maimoen. (Foto: Humas/Jawa Tengah)

Gendong Putra Gus Yasin, Ganjar Kangen Diompoli Bayi

Nusantara 26 February 2020 13:51 WIB

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tak bisa menyembunyikan kecintaannya pada anak-anak. Bahkan, ayah satu anak itu mengaku ingin kembali merasakan saat diompoli anak.

Pengakuan ini disampaikan Ganjar saat menengok putra keempat Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, Selasa, 25 Februari 2020 petang, di rumah dinasnya.

"Saya senang dengan anak-anak. Sering ngajak bermain ponakan. Rasanya saya kangen diompolin anak," kelakarnya.

Sambil menggendong bayi laki-laki yang dilahirkan Nawal Nur Arafah, istri Taj Yasin, pada Kamis, 20 Februari 2020 pukul 08.30 di RSUP Dokter Kariadi Semarang, Ganjar berdoa untuk masa depan sang bayi.

Mengetahui weton si bayi sama dengan almarhum Kyai Haji Maimoen Zubair, Ganjar berharap putra Taj Yasin ini memiliki kecerdasan seperti kakeknya. 

"Semoga menjadi anak yang soleh, memberikan manfaat untuk umat dan bisa meneruskan cita-cita Mbah Moen," doa Ganjar sambil mendaratkan ciuman ke pipi kiri bayi. 

Ganjar pun penasaran, apakah Gus Yasin dan Nawal akan menambah momongan lagi. Sebab istri Gus Yasin sudah melahirkan empat anak yang semuanya dilahirkan secara caesar.

"Ini mau nambah lagi nggak Gus? Kata dokter, (operasi) caesar itu kan maksimal dua kali," tanyanya. 

"Insya Allah, ini yang terakhir. Meski kata dokter bisa sampai enam kali, tapi kasihan nyonya," jawab Gus Yasin, tertawa.

Penulis : Rohman Taufik

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

05 Jul 2020 14:05 WIB

Di Kediri, Kelompok Pesepeda Malam Dibubarkan Satpol PP

Jawa Timur

Mereka berkerumun dan mengabaikan protokol kesehatan.

05 Jul 2020 13:55 WIB

Masalah Keamanan, 5G Huawei Diminta Segera Hengkang dari Inggris

Gadget

Huawei diberi waktu enam bulan untuk mengeluarkan seluruh teknologinya.

05 Jul 2020 13:44 WIB

Turki Segera Perketat Media Sosial, Ternyata Ini Penyebabnya

Internasional

Anggap media sosial sebagai "pisau pembunuh"

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...