Gemuruh Dentuman Disertai Lindu Menyertai Ambruknya Konstruksi Tol Pasuruan-Probolinggo

29 Oct 2017 16:12 Reportase

Pasuruan : Ambruknya konstruksi beton Jalan Tol Pasuruan-Probolinggo di Desa Cukurgondang, Grati, Pasuruan, Minggu 29 Oktober 2017 mengagetkan warga sekitar. Suara dentuman ambruknya balok girder awalnya dikira warga, suara petir di siang hari.

"Suara awalnya kayak dentuman gemuruh gitu. Sangat keras dan seperti ada lindu (Gempa). Ternyata suara berasal dari konstruksi tol ambruk," kata Warsito, warga Grati ketika berada di lokasi kejadian.

Hal yang sama juga diungkapkan Abdul Majid. Bersama warga lainnya, Majid saat itu langsung berlari ke arah proyek pembangunan tol. Dia sempat kaget karena konstruksi yang ambruk juga menggencet dua mobil yakni pickup dan truk trailer yang ada di bawahnya.

"Pekerja proyek langsung meminta tolong. Tadi ada tiga korban, tapi yang satu meninggal karena terkena reruntuhan," kata Majid.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan proses evakuasi reruntuhan balok girder balum dilakukan.

Kapolrestabes Pasuruan AKBP Rizal Martomo ketika dihubungi ngopibareng mengatakan, konstruksi Tol Pasuruan-Probolinggo ini ambruk ketika proses pemasangan balok girder (balok yang dipasang di antara dua penyangga) ke empat. Balok girder pertama hingga ketiga sudah dipasang pada Sabtu 28 Oktober 2017 kemarin. 

Hari ini rencannya dilakukan proses pemasangan beton girder ke empat. Saat proses pemasangan inilah, balok girder ke empat membentur balok ke tiga sehingga terjadi efek domino dan meruntuhkan ke empat balok tersebut.

Akibat kejadian ini, pekerja mekanik bernama Heri (30 tahun) langsung tewas di tempat karena terkena runtuhan beton. Sedangkan dua temannya yang juga bekerja dibagian mekanik yakni Nurdin dan Sugiyono mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.

"Bisa karena angin, karena mengangkatnya pakai sling. Pimpinan proyek dari PT Waskita (Kontraktor) bersama Tim Labfor Polda Jatim akan segera melakukan pemeriksaan, apakah pemasangan sudah sesuai prosedur atau tidak," ujar Rizal.(wah)