Stadion GBT dan truk sampah yang antre hendak masuk TPA Benowo. (Foto:m.anis)

GBT Baunya ‘Harum’ Kok.....

Tokoh Lain 19 November 2019 15:47 WIB

Kalau tahun 2021 Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) jadi digunakan sebagai salah satu venue Piala Dunia U-20, ada baiknya apabila setiap  penonton yang datang dari segala penjuru dunia diberi bonus berupa masker.

Apalagi para pemain dari tim peserta  Piala Dunia U-20 itu, yang bermain di GBT, juga memakai masker. Langsung saja Indonesia akan menarik perhatian dunia, khususnya GBT yang berada di wilayah Kota Surabaya. Main sepak bola memakai masker, demikian pula penontonnya. Baru kali ini terjadi di dunia.

Mengapa harus pakai masker? Sungguh, lingkungan di kawasan GBT, dalam radius dua kilometer pun, sudah benar-benar tercemar oleh bau menyenggat dari bukit sampah persis di belakang  GBT.

Puluhan  truk sampah antre tunggu giliran hendak masuk TPA Benowo FotomanisPuluhan truk sampah antre tunggu giliran hendak masuk TPA Benowo. (Foto:m.anis)

TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Benowo, lokasinya berhimpitan dengan GBT.  Tiap hari ratusan truk masuk membawa sampah dari segala penjuru Kota Surabaya. Namanya saja TPA, jadi sampah-sampah itu, yang menurut Pemkot Surabaya jumlahnya sehari mencapai 1.300 sampai 1.500 ton, adalah tempat paling hulu dari sampah yang berasal dari 3,1 juta penduduk , termasuk 79 pasar yang ada di Kota Surabaya.

Tiap kali ada pertandingan sepakbola di GBT, tidak sedikit penonton di dalam stadion yang menutup hidungnya dengan masker. Termasuk sebagian bonekmania.  Memang  belum ada pemain dari tim atau klub manapun yang berlaga di GBT dengan memakai masker. Tapi untuk para pemain kelas dunia, tentu tuntutannya jadi beda. Namanya saja kejuaraan dunia.

Pemkot  beberapa kali mengeluarkan rilis bahwa untuk  mengurangi dampak polusi di TPA  Benowo ini, salah satu yang dilakukan adalah  membuat green belt  sekeliling area TPA, atau disebut buffer zone yaitu daerah penyangga. Tapi sudah berapa tahun pembangunan buffer zone dianggarkan, dua hari lalu aroma sampah tetap saja sangat menyengat.

Tumpukan kantong berisi sampah plastik menggunung di tepi Jl Jawar Surabaya depan Stadion GBT FotomanisTumpukan kantong berisi sampah plastik, menggunung di tepi Jl. Jawar Surabaya, depan Stadion GBT. (Foto:m.anis)

Sebagaimana GBT, TPA Benowo juga bisa diakses hanya  melalui satu jalan yaitu Jl. Jawar Surabaya. Dari Selatan, masuknya melalui simpang tiga Benowo sebelah terminal. Sedang dari utara melalui Romokalisari, jalanan turun ke kiri sebelum jembatan Gresik. Begitu turun ke Jl. Jawar langsung disambut bau menyengat, khas sampah. Padahal jarak ke GBT atau TPA masih 4 kilometer lebih.

Setelah dua kilometer, di kanan dan  kiri jalan baru nampak bedeng-bedeng kumuh tempat penampungan sampah jenis plastik. Ada belasan penampungan di kanan kiri jalan hingga sampai ke lokasi GBT dan TPA.

Bahkan persis berseberangan dengan GBT, ada perusahaan dengan lahan cukup luas, di dalamnya ada mesin penghancur plastik. Sampah-sampah plastik yang ditempatkan dalam kantong besar ditumpuk di dalam area pabrik itu.

TPA Benowo sendiri memiliki lahan seluas  37,4 hektar, jauh lebih luas  dibanding GBT lengkap dengan areal parkirnya yang tak sampai 4 hektar. Tapi Benowo dibuka Jauh sebelum GBT dibangun pada akhir pasa kepemimpinan Wali Kota Bambang Dwi Hartono tahun 2010.

Saat stadion yang diharapkan sebagai  pengganti Stadion Tambaksari ini hendak dibangun, masalah bau sampah dari TPABenowo ini  sudah dibahas sehingga banyak warga yang mempertanyakan mengapa stadion dibangun berdekatan dengan TPA. Tetapi pembangunannya  tetap berjalan. Mungkin saja Bambang DH yang saat itu  hampir mengakhiri  dua periode kepemimpinannya  di Surabaya, hendak meninggalkan legasi.

Karena keadaannya memang demikian, mau apa lagi? Makanya kalau ada warga yang mengatakan GBT bau sampah, ya jangan lantas ada yang baper. Karena nyatanya memang demikian. Sejak sebelum ada GBT, kawasan di situ sudah bau sampah.

Jadi supaya gak mudah kena penyakit akibat sering baperan, kalau ada orang yang berbicara  masalah bau sampah ini, jawab saja dengan santai,  GBT baunya harum kok. Tapi jangan lupa siapkan masker. (m.anis)

Penunjuk jalan ke TPA Benowo dengan latar belakang Stadion GBT FotomanisPenunjuk jalan ke TPA Benowo, dengan latar belakang Stadion GBT. (Foto:m.anis)

Penulis : M. Anis

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

13 Mar 2020 18:47 WIB

Tim Kesehatan Cek Suhu Pemain dan Suporter Sebelum Masuk GBT

Liga Indonesia

Pengecekan suhu tubuh untuk antisipasi virus corona.

10 Mar 2020 00:15 WIB

LGBT, Film Animasi Disney Onward Dicekal di Timur Tengah

Film

Pencekalan film Onward akibat karakter LGBT.

01 Mar 2020 20:35 WIB

1 Maret Hari Solidaritas LGBT, Ini 4 Kasusnya di Surabaya

Surabaya

Penggerebekan LGBT di Surabaya sejak 2016.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.