Garuda luncurkan usaha ekspedisi KirimAja. (Foto:Garuda)

Garuda Buka Usaha Ekspedisi; KirimAja

Ekonomi dan Bisnis 03 June 2020 11:03 WIB

Garuda Indonesia Group membuka usaha baru, yaitu ekspedisi KirimAja. Melalui lini usaha transportasi dan logistik, PT Aerojasa Cargo secara resmi meluncurkan KirimAja, yaitu layanan pengiriman barang berbasis aplikasi digital dengan jangkauan pengiriman barang ke sejumlah destinasi penerbangan yang dilayani oleh seluruh armada Garuda Indonesia dan Citilink Indonesia.

Lini usaha itu juga melayani  pengiriman untuk wilayah Jabodetabek dan wilayah antarkota lain yang didukung oleh layanan dari Aerojasa Cargo. "Pandemi COVID-19 menuntut kami untuk semakin adaptif dan kreatif berakselerasi mengembangkan kesempatan bisnis di era normal baru, yang salah satunya kami kembangkan melalui bisnis layanan logistik dengan memperkenalkan “KirimAja” yang merupakan layanan pengiriman barang berbasis aplikasi digital,” kata Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, perkembangan pesat industri e-dagang di Indonesia serta munculnya tren baru pada era normal baru, menjadikan sektor layanan logistik memiliki peran penting dalam menjembatani kebutuhan masyarakat akan layanan pengiriman barang secara cepat, tepat, dan efisien.

"KirimAja  kami harapkan dapat menjadi pilihan tersendiri bagi masyarakat maupun sektor UMKM yang membutuhkan layanan pengiriman barang secara daring yang didukung oleh layanan kargo udara yang terpercaya, baik dari sisi akurasi waktu pengiriman, keamanan paket, hingga tarif yang kompetitif", kata Irfan.

KirimAja juga turut didukung oleh model bisnis berbasis komunitas (community based) yang tidak hanya semakin mendekatkan layanan kepada masyarakat, tetapi juga diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat yang bergabung sebagai agen pengiriman melalui program Sohib KirimAja.

Saat ini telah terdapat agen Sohib KirimAja yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia yang dapat melayani pengiriman barang sampai dengan alamat tujuan pengiriman.

“Layanan pengiriman barang pada saat ini tidak hanya menjadi kebutuhan transaksional semata, melainkan sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat di era borderless untuk dapat menjalin silaturahmi dengan kerabat maupun kolega melalui pemberian hantaran/buah tangan sebagai bentuk perhatian pada masa pembatasan aktifitas masyarakat di masa pandemi”, kata Irfan

Dengan dilengkapi berbagai fitur yang dapat diakses dengan mudah seperti reservasi, booking management, real time tracking, tracing, pengecekan tarif pengiriman, hingga pembayaran yang dapat dilakukan dengan virtual account, aplikasi pendukung layanan Kirim Aja menawarkan konsep layanan “one-stop-service” untuk kebutuhan pengiriman paket ke seluruh Indonesia.

Saat ini KirimAja dapat melayani pengiriman barang umum, mulai dari produk fashion, barang elektronik, perlengkapan rumah tangga, makanan kering, hingga produk non-perishable lainnya. Kedepannya, Kirim Aja akan turut mengembangkan kapasitas layanan lainnya, khususnya untuk segmentasi pengiriman makanan dengan durasi pengiriman yang lebih singkat.

"Kehadiran KirimAja kami harapkan dapat menjadi langkah berkelanjutan Perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat dengan mengembangkan model bisnis yang dapat mendukung upaya peningkatkan daya saing layanan kargo dan logistik Garuda Indonesia serta memberi kontribusi nyata terhadap kepentingan ekonomi masyarakat luas", kata Irfan.

Saat ini aplikasi KirimAja telah tersedia di seluruh platform mobile device, dapat digunakan baik IOS maupun android. (ant)

Penulis : M. Anis

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

11 Jul 2020 11:45 WIB

Logo Partai Gerindra Diganti Lobster, Ini Kata Susi Pudjiastuti

Nasional

Logo Partai Gerindra gambar kepala burung garuda diganti menjadi lobster.

11 Jul 2020 11:45 WIB

Logo Partai Gerindra Diganti Lobster, Ini Kata Susi Pudjiastuti

Nasional

Logo Partai Gerindra gambar kepala burung garuda diganti menjadi lobster.

11 Jul 2020 11:37 WIB

Di Jepang, Naik Rollercoster Dilarang Berteriak

Internasional

Penumpang boleh berteriak tapi di dalam hati.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...