Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat berada di RS Undip. (Foto: Ngopibareng.id)

Ganjar Dorong RS Undip jadi RS Khusus Corona

Nusantara 22 April 2020 12:55 WIB

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mendorong Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND) Undip Semarang sebagai rumah sakit khusus COVID-19.

Hal itu disampaikan langsung oleh Ganjar kepada jajaran pengelola saat meresmikan laboratorium tes PCR di RSNd Undip, Rabu, 22 April 2020. Menurut dia, lokasi strategis dan kelengkapan sarana prasarana sangat mendukung rumah sakit tersebut dijadikan rujukan.

"Apalagi di sini pasiennya belum banyak, dari informasi baru sekitar 26%. Jadi lebih baik ini kita dorong untuk jadi rumah sakit khusus COVID-19 di Semarang," kata Ganjar.

Tidak hanya dorongan, namun pihaknya lanjut Ganjar akan menyiapkan sarana prasarana yang dibutuhkan. Pihaknya telah meminta Dinas Kesehatan untuk membicarakan lebih lanjut dengan pengelola dan mempersiapkan segala sesuatunya.

"Kalau ini bisa, lebih enak lagi. Maka kami akan dorong. Rumah sakit ini lokasinya bagus, agak jauh dari pemukiman dan keramaian. Sehingga, kalau ada orang yang takut karena literasinya rendah, relatif nyaman dengan keputusan ini" pungkasnya.

Usulan Ganjar itu disambut baik oleh pengelola RSND Undip Semarang. Rektor Undip, Prof Yos Johan Utama mengatakan siap mendukung program itu.

"Prinsipnya kami siap, namun harus dikaji dahulu terkait pemenuhan sarana prasarananya. Kalau itu sudah disiapkan, kami siap menjadi rumah sakit khusus COVID-19," kata Yos.

Dikatakan Yos, RSND Undip merupakan rumah sakit tipe C. Sehingga, masih banyak sarana prasarana serta SDM yang harus dipenuhi untuk menjadikannya sebagai rumah sakit khusus COVID-19.

"Kalau itu disiapkan semua, kami pasti siap. Nanti akan kami komunikasikan lebih lanjut dengan Dinkes," tutupnya.

Penulis : Rohman Taufik

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

11 Jul 2020 18:20 WIB

Zidane: Courtois Berpengaruh Besar Terhadap Perburuan Gelar

Liga Spanyol

Thibaut Courtois menggagalkan banyak peluang lawan.

11 Jul 2020 18:02 WIB

1.280 Personil Secapa Bandung Positif Covid, Ini Penjelasan KSAD

Nasional

Terdiri dari 991 personel siswa, dan 289 personil staf

11 Jul 2020 18:00 WIB

Sudirman Said Soal Isu Radikalisme, STAN Stop Pendaftaran Maba

Pendidikan

Pemerintah melanjutkan proses seleksi untuk sekolah kedinasan, kecuali STAN

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...