Filosofi Busana Iriana Jokowi Saat Menghadiri KTT G20

30 Jun 2019 06:25 Nasional

Mendampingi Presiden Jokowi di pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Osaka, Jepang yang berlangsung dua hari, 28-29 Juni 2019, Ibu Negara Iriana Jokowi memilih gaya busana yang cukup mencuri perhatian publik.

Berbeda dari penampilan biasanya, kali ini Iriana memilih baju kurung dengan warna terang dan motif batik yang khas Indonesia. Pilihan busana pada KTT G20 Osaka berbeda dari gaya busananya yang biasa. Sebelumnya, Iriana kerap mengenakan kebaya kutu baru saat mendampingi suaminya di acara formal.

Saat KTT G20, Iriana menjatuhkan pilihan pada baju kurung dengan potongan longgar dan lengan panjang. Meski nampak polos, rupanya baju ini punya detail bordir di bagian leher dan kedua pergelangan tangan. Iriana mengenakan bawahan dan selendang batik berwarna cerah, yakni perpaduan warna hitam dan cokelat muda.

Foto Biro Pers Sekretriat Presiden
Foto: Biro Pers Sekretriat Presiden.

Desainer batik Iwet Ramadhan mengatakan Iriana melalui busana tersebut sedang melakukan komunikasi tingkat tinggi. "Beliau memakai batik dan baju kurung, bukan kebaya Jawa, ditambah lagi sanggulnya juga bergaya modern. Yang beliau tunjukkan Indonesia, bukan hanya Jawa. Pilihan memakai pakaian nasional itu adalah cara memberi contoh tanpa harus ngomong," jelasnya.

Batik yang dikenakan Iriana merupakan motif Parang Buketan khas pedalaman Jogjakarta-Solo dengan campuran motif Pekalongan. Menurut Iwet, motif tersebut memiliki filosofi seorang pemimpin.

"Ibu Iriana cerdas karena memilih parang buketan yang ada sisi lembutnya dari motif kain itu. Maknanya membalut kekuatan dalam satu bentuk lebih feminine. Bapak Jokowi dan ibu adalah orang yang filosofis, tidak mungkin mereka muncul dengan pakaian tersebut tanpa ada pesannya,” pungkas Iwet.

Foto Biro Pers Sekretriat Presiden
Foto: Biro Pers Sekretriat Presiden.

Disela acara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Osaka, Jepang, Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersama para pendamping pemimpin negara G20 menghadiri acara simposium mengenai lingkungan hidup bertema 'Oceans - A Precious Resource for Our Lives'. Acara itu digelar di Assembly Hall, Osaka Prefectural Government Office, Jepang.

Acara lainnya ialah mengunjungi Kuil Tofuku-Ji, di Kyoto. Kuil tersebut merupakan kuil bersejarah yang dibangun hampir 800 tahun yang lalu. Di sana Iriana disambut biksu dan melewati jembatan Tsutenkyo, sambil diiringi pertunjukan drum "tsuzumi".

Setelah itu, Iriana dan bersama pendamping lainnya mendapatkan penjelasan sejarah Fusumaeno-ma dari biksu. Rangkaian acara diakhiri dengan sesi foto bersama. Iriana tampak berada di barisan depan, diapit oleh istri PM Australia Scott Morrison, Jennifer Morrison dan istri Presiden Dewan Eropa Donald Tusk, Malgorzata Sochacka Tusk. (yas)

Penulis : Yasmin Fitrida


Bagikan artikel ini