Fikri, Anak Asuh Wali Kota Surabaya Besok Sudah Bersekolah

15 Jan 2019 21:53 Human Interest

Masih ingat video yang viral beberapa hari lalu soal seorang pengaman anak yang diajak berdialog dengan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini?

Pengamen anak bernama Fikri Dwi Firmansyah (7 tahun), yang diangkat sebagai anak asuh oleh Risma dan sempat viral di media sosial dengan mampu menghafal jalan serta angkutan umum hingga membawanya pulang ke rumah. Kini, anak laki-laki itu tinggal di UPTD Kampung Anak Negeri, Jalan Wonorejo Timur No. 130, Wonorejo, Rungkut Surabaya.

Erni Lutfiyah, Kepala UPTD Anak Negeri mengatakan, Fikri baik-baik saja. Bahkan kabarnya besok, Kamis, 16 Januari 2019 Fikri mulai bersekolah di SDN Kedung Baruk 1 Surabaya.

"Anaknya baik-baik saja. Ya seperti anak biasanya, bermain, makan, menangis. Kemarin belum sekolah, karena masih ngurus persyaratan untuk sekolah. Alhamdulillah besok sudah mulai masuk sekolah di SDN Kedung Baruk 1, kelas 1," kata Erni Lutfiyah, Selasa, 15 Januari 2019.

Lanjut Erni Lutfiyah, masalah kesehatan Fikri secara umum sehat-sehat saja. Namun kakinya mengalami gatal-gatal.

"Saat ke sini kakinya sudah gatal-gatal, tapi sudah diobati. Kemaren ada mata ikan di kakinya dan kita bawa ke Puskesmas," ujar perempuan berjilbab ini.

Untuk masalah psikologis Fikri, lanjut Erni Lutfiyah, terlihat baik serta tak tampak tertekan atau ada ketakutan pada Fikri.

"Kita punya psikolog di sini. Kata psikolog yang menangani tidak ada keanehan pada Fikri. Dan tidak ada rasa ketakutan atau trauma juga. Anak itu normal tidak sakit, jadi ya biasa saja," katanya.

Fikri saat menunjukan bukubuku yang akan dipakai sekolah besok Kamis 16 Januari 2019 Foto Pitangopibarengid
Fikri saat menunjukan buku-buku yang akan dipakai sekolah besok, Kamis, 16 Januari 2019. (Foto: Pita/ngopibareng.id)

Erni juga bercerita, pada Jum'at, 11 Januari 2019 lalu ibunya Fikri datang ke untuk menemuinya. Tapi hanya untuk melihat keadaanya bukan membawanya pulang. 

"Datang ibunya Jum'at lalu didampingi DP5A. Hanya untuk melihat saja, kalau mau bawa pulang harus ijin Bu Risma dulu. Karena Fikri sudah dalam perlindungan dan ditakutkan kalau dibawa pulang nanti disuruh ngamen lagi sama keluarganya," kata Erni.

Dalam keseharian Fikri termasuk anak yang ceria dan aktif. Hal ini tampak dari pertama kali Fikri sekolah, dia langsung bisa akrab dengan teman sebayanya. 

"Semoga saat sekolah Fikri bisa cepat beradaptasi dan bersekolah dengan baik untuk bekal masa depannya," harapannya.

Hal ini juga terlihat, saat ngopibareng.id datang langsung ke Kampung Anak Negeri untuk menemui Fikri. Fikri yang diajak salah satu petugas Kampung Anak Negeri untuk menjemput anak-anak lain yang bersekolah. Tampak ceria dan lincah.

Hanya saja kaki Fikri yang mengalami luka mata ikan membuatnya sedikit terganggu saat berjalan. 

Saat ditanya bagaimana rasanya tinggal di Kampung Anak Negeri, Fikri dengan kepolosanya menjawab senang dan mengaku mempunyai banyak teman.

"Seneng di sini. Kalau di jalan merantau sama pakde gak enak. Enak di sini," kata Fikri.

 

Fikri menambahkan, sudah menyiapkan buku, tas sekolah dan seragam untuk dipakai besok. "Seneng sekolah tapi belum bisa nulis, tapi bisa baca," kata Fikri. (pts)

Penulis : Pita Sari
Editor : Witanto


Bagikan artikel ini