Festival Makanan Viral di Universitas Brawijaya

26 Apr 2019 03:27 Reportase

Di lini masa media sosial, tidak hanya isu-isu politik yang selalu viral. Salah satunya, yang sering kali viral juga bidang kuliner. Kuliner seperti es kepal milo, donat mie, onigiri mie, lava cava, capcin, dan lain sebagainya.
Meski sempat viral, dan diminati banyak orang. Sekarang mencari kuliner-kuliner tersebut sudah mulai sulit dicari.
Karenanya, mahasiswa-mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya (FTP UB) mengadakan festival kuliner khusus makanan dan minum yang pernah viral dengan inovasi-inovasi terbaru.
Bertempat di halaman FTP UB, 15 stan kuliner menyajikan makanan-makanan unik dan tentu saja viral pada zamannya. Salah satunya adalah 'Volcano Cake' dengan lava cokelat leleh makanan yang pernah viral sekitar tahun 2017.
Kue mungil dengan cokelat leleh ini jenis puding panas, empuk dan terdapat cokelat leleh di dalamnya. Saat dipotong, cokelatnya meleleh seperti gunung meletus yang mengeluarkan lava panas.
Adalah Gina, mahasiswa Teknologi Pangan bersama teman-temannya menjual produk ini dengan nama Lava Cava. Meski tak lagi viral, Lava Cava bikinan Gina dan teman-temannya terhitung laris. “Ini udah terjual seratus pac,” terangnya saat diwawancarai Kamis 25 April 2019.
Lava Cava bikinan Gina terdiri dari dua varian. Pertama cocho banana, dengan bahan dasar tepung dan pisang yang berisi lumeran cokelat dan banana klepon (Bapon) yang berisi gula merah dengan teburan parutan kelapa sebagai toping. Untuk kedua varian tersebut harganya sama, yakni tujuh ribu rupiah.
Untuk menarik lebih banyak pelanggan, mereka juga mengenakan jas hujan. Menurut Gina, ini sebagai simbol juga kalau Lava Cava bikinannya sangat lumer. “Jadi kalau makan gitu biar gak blepotan kena baju,”ujarnya.
Afan Ravi selaku panitia penyelenggara juga menjelaskan kalau harga-harga di bazzar kuliner bernama “Viral Sensation” ini disesuaikan dangan kantong mahasiswa. Yakni, antara 5-10 ribu rupiah.
“Mulanya ini tugas mata kuliah bisnis pangan, kemudian menjadi rutin diadakan setiap tahunnya dengan tema yang berbeda,” terang Ravi mahasiswa semester 6 tersebut.
Kali ini tema yang diambil memang makanan viral. Tapi para penjual di masing-masing stan kuliner juga memiliki keunggulan dengan inovasi pangan yang mereka buat. Tidak hanya itu, makanan-makanan yang dijual juga punya kelebihan dalam hal bahan dasar yang selain enak juga sehat.

Reporter/Penulis : Fajar Dwi Ariffandhi
Editor : Riadi


Bagikan artikel ini