Fatwa Haram PUBG?

21 Mar 2019 13:47 Games

Player Unknown's Battleground Mobile (PUBG) mobile menggaet 30 juta pengguna aktif harian dalam setahun belakangan ini. Dalam jangka waktu tersebut, menurut Tencent dan PUBG Corporation (PUBG Corp), PUBG mobile telah diunduh lebih dari 200 juta kali.

Selama PUBG mobile hadir, tercatat sejumlah penghargaan diterimanya, mulai dari dinobatkan sebagai game mobile terbaik 2018 seperti, The Mobile Games of the Year versi Golden Joysticks.

Selanjutnya penghargaan Best Game, Fan Favorite Game, dan Most Competitive Game dari Google Play Awards, termasuk dinominasikan sebagai Mobile Game of the Year di The Game Awards.

Game PUBG menjadi sorotan setelah terjadi aksi penembakan massal di Masjid Al Noor dan Linwood Ave di Kota Christchurch, Selandia Baru, Jumat pekan lalu. Sekelompok orang menyerang jamaah salat Jumat. Sebanyak 50 orang tewas di dua lokasi berbeda, dan puluhan lainnya menderita luka.

Salah satu pelaku, warga Australia bernama Breton Tarrant terlihat menggunakan senjata mirip di game PUBG. Ia bahkan melakukan siaran langsung di Facebook saat melakukan aksi kejinya.

Aksi tersebut rupanya menjadi sorotan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat. Mereka tengah mempertimbangkan mengeluarkan fatwa haram game PUBG. Terkait hal itu, MUI Pusat pun menyatakan akan membuat kajian terhadap PUBG.

"Fatwa adalah jawaban hukum Islam dalam upaya memberikan solusi atas permasalahan yang muncul di masyarakat, pertimbangannya komprehensif. MUI akan lakukan kajian konten juga dampak yang ditimbulkan," kata Sekretaris Komisi Fatwa MUI, Asrorun Niam Sholeh. (yas)

Reporter/Penulis : Yasmin Fitrida


Bagikan artikel ini