Fahri Hamzah: Yang Saya Lawan Kezaliman

Ngopibareng.id Ngopi News 10 March 2018 16:46 WIB

Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman kemarin resmi dilaporkan mantan politisi PKS Fahri Hamzah ke Bareskrim Polda Metro Jaya. Apa tanggapan Sohibul Iman?

Diam. Tak ada respon. Rupanya ini yang membuat Fahri Hamzah makin berorasi di medsos.

Tadi siang, Fahri kembali mentwit isi hatinya di akun twitter pribadinya @fahrihMzah. Ini yang ia tulis berturut-turut ;

"Kezaliman, dilakukan oleh siapapun adalah musuh Tuhan. Maka siapapun yang melakukannya juga adalah musuh saya. Sy tidak memusuhi manusia tapi kezaliman yang ada dalam dirinya. Saya tidak memusuhi partai tapi pemimpin zalim yg ada di dalamnya...#Ewako !! "

"Kalau ada orang zalim lalu mempersoalkan terus menerus pembelaan diri yang dilakukan oleh yang dizalimi maka kezalimannya dobel, dosanya dobel. Maka ikhtiar kita untuk melawannya juga dobel. Wasiat nabi SAW adalah “unshur akhoka dzoliman AU madzluman”...

“Tolonglah saudaramu yang berbuat zalim atau yang dizalimi”, sabda Nabi SAW. Menolong orang dizalimi kita biasa lakukan. Tapi menolong orang yang berbuat zalim bagaimana? Caranya adalah diingatkan dan kalau tidak mau ya kita kawan. Saya sedang melawan. Bismillah! "

"Saya memulai “teguran” saya dengan melakukan gugatan perdata (gugatan perbuatan melawan hukum). Hukum perdata adalah medium sengketa private antara warga negara. Ia diawali dengan mediasi tapi gagal karena para tergugat Gak hadir.
Hakim mediasi waktu itu menyayangkan ketidakhadiran para pihak tergugat. Akhirnya mediasi gagal dan PN menyelenggarakan persidangan. Saya hadir hampir lengkap sejak awal. Saya menikmati proses hukum ini apa adanya. Sembari belajar menjadi warga negara yang baik.
Saya merasa sejak awal, sikap para tergugat adalah, “loh kan sudah dipecat, sudah selesai dia bukan kader”. Meski lucu karena nampak Gak paham hukum , kosa kata ini terus diulang. Cukup menyedihkan. Tapi saya diamkan saja. Sampai saya menang di PN dan PT."

"Kemenangan saya bukan malah memperbaiki Sikap pimpinan partai. Justru ada upaya menisbatkan diri bahwa partai adalah pimpinan dan pimpinan adalah partai, kritik kepada pimpinan adalah serangan kepada partai. Ada banyak korban; dipecat dan diisolir."

"Kader secara resmi dan tidak resmi dilarang mengontak saya dan banyak orang tertentu yg dianggap simpati dengan saya juga dilarang bicara dan tidak boleh diundang. Tapi pertemuan tidak bisa dilarang. Cinta dan ukhuwah tidak bisa diberangus."

"Maka saya lawan lagi, akibat pernyataan dan sikap pimpinan yang semakin vulgar menyerang pribadi dan kehormatan saya maka saya lawan. Sekali lagi saya tidak melawan manusia, saya kawan kejahatan yang ada dalam dirinya. Yang Saya lawan adalah kezaliman."

"Laporan atas tindak pidana yang dilakukan oleh pimpinan adalah surat cinta saya kepada jamaah, kepada partai yang Sy ada di dalamnya lebih seperempat abad. Apakah bisa 1/4 abad hilang begitu saja dari ingatan dan kita dan Tiba2 menjadi sepeti tidak saling mengenal?"

"Saya ingin tunjukkan bahwa yang berharga di partai ini adalah setiap orang. Dan apabila kita tidak punya kemampuan untuk menghargai orang bagaimana kita bisa memimpin? Kalau citarasa kita tentang keadilan rendah Bagaimana bisa berlaku adil dan menyandang kata keadilan?"

"Niat yang baik akan mengantarkan kita pada kebaikan. Niat saya memperbaiki bukan merusak. Kalau niat saya merusak saya tahu cara merusak. Semoga ini bIsa menjadi kearifan kolektif. Dan sumber kebaikan bersama di masa depan sebagai jamaah manusia yg bisa salah." (dmr)

Penulis : Damarhuda

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

15 Oct 2020 13:30 WIB

Bamsoet: Fahri Hamzah Singa Parlemen 'Out of the Box'

Nasional

Fahri sebut ada tiga penyakit yang ada di perpolitikan Indonesia.

17 Aug 2020 05:04 WIB

Politik Memangku Presiden Jokowi

Catatan Arif Afandi

Perilaku politik Jawa sangat mempengaruhi gaya Jokowi memimpin Indonesia.

14 Aug 2020 18:02 WIB

Usai Terima Bintang Nararya, Fahri dan Fadli Zon Main Ayunan

Hiburan

Fahri Hamzah dan Fadli Zon mengenang masa anak-anak yang menyenangkan.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...