Politisi Gerindra Fadli Zon ditemui sesaat menjelang Sidang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin di Gedung Parlemen, Jakarta, Minggu. (Foto: Antara/Sella Panduarsa Gareta)

Fadli Zon Sebut Kemungkinan Prabowo Jadi Menteri

Nasional 20 October 2019 14:42 WIB

Politisi Gerindra Fadli Zon berbicara tentang kemungkinan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto untuk menjadi menteri di pemerintahan Presiden terpilih Joko Widodo periode 2019-2024 sesaat menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

“Nanti kita lihat saja,” kata Fadli di Gedung Parlemen Jakarta, Minggu, saat ditanya awak media soal kemungkinan Prabowo menduduki jabatan Menteri Pertahanan.

Terkait cerita Prabowo soal mantan Presiden Amerika Serikat Abraham Lincoln yang memberi jabatan pada lawan politiknya William Seward di Hambalang beberapa waktu lalu, Fadli menyampaikan bahwa hal tersebut merupakan perumpamaan.

“Itu perumpamaan bahwa di dalam politik ada kepentingan yang lebih besar, yaitu kepentingan nasional, kadang-kadang kita harus mengorbankan kepentingan kelompok, kepentingan partai untuk kepentingan yang lebih besar, itu maknanya,” ungkap Fadli.

Fadli menambahkan, jabatan menteri merupakan hak presiden terpilih Jokowi, sehingga apakah Gerindra akan mendapatkan kursi menteri atau tidak, akan diserahkan sepenuhnya kepada Jokowi.

“Saya kira kalau soal kementerian itu kan urusan presiden, jadi saya kira menteri itu kan pembantunya presiden, jadi kita serahkan kepada Presiden Jokowi untuk bentuk kabinet,” kata Fadli.

Sementara, dalam menentukan posisi Gerindra sebagai koalisi atau mitra kritis, Fadli menegaskan bahwa hal tersebut dia serahkan pada Prabowo Subianto.

“Ya belum tahu, kita lihat nanti semuanya dari sisi Gerindra, kita sudah serahkan kepada Pak Prabowo untuk mengambil sikap, baik itu berkoalisi atau berada di luar pemerintah,” tambah Fadli.

Penulis : Antara

Editor : Moch. Amir

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

15 Jul 2020 12:02 WIB

Buser Dikerahkan untuk Cari Pembunuh Editor Metro-TV

Kriminalitas

Yodi Prabowo, editor Metro-TV ditemukan meninggal dengan luka tusuk.

14 Jul 2020 19:08 WIB

Presiden Minta Seluruh Peserta Kartu Pra Kerja Kembalikan Uang?

Nasional

Presiden memang telah menerbitkan Perpres baru pengganti Perpres lama.

14 Jul 2020 14:29 WIB

Soal Lumbung Pangan, Presiden: Menhan Bukan Hanya Urusi Alutsista

Nasional

Presiden Joko Widodo mengungkapkan alasannya memilih Prabowo

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...