Aplikasi baru Facebook ramah anak.

Facebook Luncurkan Messenger Kids di Indonesia, Apa Istimewanya?

Aplikasi 24 April 2020 04:08 WIB

Anak-anak di Indonesia kini bisa bermedsos ria melalui Facebook. Inilah aplikasi khusus yang diciptakan untuk anak di bawah usia 13 tahun.

Aplikasi yang sudah dirilis Facebook secara terbatas sejak 2017 ini diluncurkan secara serempak di 70 negara. Indonesia menjadi salah satu negara dari 70 negara tersebut.

Dengan adanya peluncuran ini, Facebook Messenger Kids telah tersedia di 79 negara. Aplikasi ini bisa diunduh melalui Google Plastore untuk Android dan Appstore untuk perangkat IOS.

“Hari ini kami meluncurkan Messenger Kids ke banyak negara, dan anak-anak di lebih dari 70 negara di seluruh dunia dapat menggunakan aplikasi ini,” tulis Facebook melalui laman resminya.

Laman media sosial terbesar di dunia ini mempercepat peluncuran aplikasi khusus anak-anak ini memanfaatkan momen pandemi Covid-19. Sebagai respon terhadap keharusan banyak umat manusia di dunia untuk stay at home alias tetap di rumah.

Mengapa Facebook mencipta messenger khusus anak-anak? Menurut keterangannya, medsos yang didirikan Mark Zuckerberg ini ingin membantu anak-anak agar tetap terhubung dengan teman atau orang terdekat mereka melalui Messenger Kids.

Lalau apa bedanya messenger anak dengan messenger dewasa yang telah ada selama ini? Aplikasi Facebook Messenger versi Kids ini tak perlu menghubungkan dengan akun Facebook lebih dulu. Anak di atas usia 13 tahun tak boleh bergabung.

Dalam aplikasi ini, orang tua bisa mengawasi akun anak melalui fitur Parental Control. Baik pesan, foto, ataupun video yang terkirim dan diterima anak tidak bisa dihapus. Dengan demikkan orangtua bisa mengawasi.

Seperti diungkap The Verge, Kamis, 23 April 2020, orang tua juga menerima notifikasi khusus ketika anak sedang chat dalam platform. Ini yang membuat aplikasi ini aman untuk anak-anak.

Dalam mencipta aplikasi ramah anak ini, Facebook telah menggandeng Youth Advisors, pakar keamanan online, lembaga perlindungan anak, dan media.

Penulis : Azhari

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

11 Jul 2020 18:20 WIB

Zidane: Courtois Berpengaruh Besar Terhadap Perburuan Gelar

Liga Spanyol

Thibaut Courtois menggagalkan banyak peluang lawan.

11 Jul 2020 18:02 WIB

1.280 Personil Secapa Bandung Positif Covid, Ini Penjelasan KSAD

Nasional

Terdiri dari 991 personel siswa, dan 289 personil staf

11 Jul 2020 18:00 WIB

Sudirman Said Soal Isu Radikalisme, STAN Stop Pendaftaran Maba

Pendidikan

Pemerintah melanjutkan proses seleksi untuk sekolah kedinasan, kecuali STAN

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...