Menteri BUMN Arick Thohir minta Ahok perkuat tim di Pertamina untuk lakukan transformasi. (Ngopibareng)
Menteri BUMN Arick Thohir minta Ahok perkuat tim di Pertamina untuk lakukan transformasi. (Ngopibareng)

Erick Thohir Minta Ahok Perkuat Tim di Pertamina

Ngopibareng.id Ekonomi dan Bisnis 18 September 2020 12:15 WIB

Menteri BUMN Erick Thohir minta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai Komisaris Utama PT Pertamina untuk membangun tim yang kuat agar Pertamina bisa melakukan tranformasi sesuai arahan kementerian.

"Jadi tugas Pak Ahok sebagai Komut memang salah satunya melakukan transformasi di Pertamina, dengan juga melibatkan tim yang ada di dalam agar semakin kuat. Jadi  kerja sama tim diperkuat dimintakan Pak Menteri BUMN Erick Thohir kepada Pak Ahok," ujar Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga di Jakarta, Jumat.

Arya Sinulingga mengungkapkan Menteri BUMN Erick Thohir telah bertemu langsung dengan Basuki Tjahaja Purnama Kamis kemarin, setelah video berisi kritik terhadap Pertamina dan Kementerian BUMN beredar di media sosial beberapa hari lalu.

"Jadi pada pertemuan ini, Pak Ahok menyampaikan apa yang dia lihat di Pertamina, apa saja kelemahan-kelemahannya yang ada dan memberitahu semua ke Pak Menteri. Masukan itu sangat bagus diterima Pak Menteri juga," ucap Arya Sinulingga.

Dalam pertemuan itu, Menteri Erick Thohir juga berbagi informasi mengenai Pertamina.

"Pak Menteri juga sharing apa saja yang dilihat beliau dari informasi-informasi yang ada, dari sini bisa disatukan dan memang sebagai Komut Pak Ahok  ditugaskan Kementerian BUMN untuk melakukan pengawasan terhadap Pertamina, itu bagian tugas dari Pak Ahok," kata Arya Sinulingga.

Sebelumnya, melalui medsos dalam hal ini Youtube, Ahok mengkritisi PT Pertamina, di mana dia duduk sebagai KomisarisUtama. Melalui Youtube itu Ahok bahkan mengatakan Kementerian BUMN semestinya dibubarkan dan diganti dengan super holding seperti sistem Temasek Singapura, dengan nama Indonesia Incorporation.

Selain itu, Ahok juga menyampaikan kritik kepada Perum Peruri yang meminta dana sebesar Rp500 miliar untuk proyek paperless di Pertamina.

Dalam video yang disebarluaskan itu Ahok juga menilai internal korporasi Pertamina perlu melakukan efisiensi terkait gaji pegawai hingga level direksi.

Ia mengkritisi Pertamina sebagai korporasi yang belum mampu menyeimbangkan keuangan perusahaan, hingga kritik kepada Kementerian BUMN dalam melakukan pergantian direksi.

Hari Kamis kemarin, Ahok bertemu dengan Menteri BUMN Erick Thohir. Usai pertemuan itu, Ahok kembali mengunggah foto bersama Erick Thohir. 

"Tadi bertemu Menteri BUMN. Kritik dan saran yang saya sampaikan diterima dengan baik oleh Pak Erick," ujar Ahok dalam unggahan di akun media sosial Ahok @basukibtp, Kamis kemarin. Ahok selama ini memang benar-benar piawai memanfaatkan medsos. (ant/ams)

Penulis : M. Anis

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

26 Feb 2021 13:01 WIB

Harga Cabai di Malang Tembus Rp100 Ribu Per Kilogram

Ekonomi dan Bisnis

Melonjaknya harga cabai disebabkan faktor cuaca.

26 Feb 2021 12:36 WIB

Sesi Pertama, Khofifah Lantik Enam Kepala Daerah

Jawa Timur

Yakni Trengalek, Ponorogo, Sirubondo, Sumenep, Ngawi dan Banyuwangi

26 Feb 2021 12:31 WIB

Satpol PP Jakbar Tutup Permanen Kafe RM Cengkareng

Nasional

Cafe ini ditutup permanen karena pelanggaran berulang.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...